Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA tanah longsor menimpa Kabupaten Kudus dan Pati, Jawa Tengah,. Sebelumnya, bencana tersebut terjadi di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kudus. Hanya dalam hitungan jam, longsor juga menutupi ruas jalan Pangonan-Gunungwungkal, Kabupaten Pati.
Pantauan Media Indonesia, Senin (6/1), ratusan warga Desa Pangonan, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, sejak pagi melakukan gotong-royong menyingkirkan longsoran tanah yang menutupi ruas jalan Pangonan-Gunungwungkal, Pati, dengan peralatan seadanya.
Longsoran tanah setinggi enam meter dan lebar mencapai 10 meter itu menutupi ruas jalan penghubung, menjadikan warga tidak dapat melintas baik menggunakan kendaraan roda dua maupun empat.
"Tebing longsor terjadi pada dini hari tadi, warga kami tidak dapat melintas karena jalan tertutup tanah," kata Kepala Desa Pangonan Sudadi.
Agar dapat keluar masuk desa, lanjut Sudadi, maka warga dikerahkan untuk bergotong-royong sejak pagi, meskipun hanya menggunakan peralatan sederhana. Dalam beberapa jam, jalan sudah terbuka dan kembali dapat dilintasi.
"Hujan semalaman menjadikan tebing itu longsor dan menutupi jalan," imbuhnya.
Baca juga: Presiden Jokowi Berbelasungkawa untuk Korban Longsor Bogor
Beberapa jam sebelumnya, longsor terjadi di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, namun tidak menimbulkan korban jiwa karena terjadi di tanah kosong.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Bergas Catur mengatakan longsor yang terjadi karena hujan lebat yang mengguyur kawasan itu selama beberapa jam, sehingga bangunan dengan pondasi yang tidak kuat langsung longsor akibat gerusan air.
"Tidak ada korban jiwa, warga juga membersihkan sendiri longsoran, kami meminta warga yang tinggal di perbukitan waspada karena intensitas hujan cukup tinggi," ujar Bergas Catur.(OL-5)
Memasuki puncak musim hujan, warga Jakarta diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang berencana menghabiskan akhir pekan di luar ruangan.
Selain hujan, angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik.
Hingga Jumat (23/1) dini hari pukul 02.00 WIB, kawasan Pengasinan, Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, dilaporkan masih terendam banjir.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Banjir bandang akibat hujan ekstrem di Purbalingga, Jawa Tengah, menewaskan satu warga, melukai satu lainnya, merusak ratusan rumah, dan memaksa ratusan orang mengungsi.
CUACA ekstrem masih terjadi puluhan daerah di Jawa Tengah Sabtu (24/1) mengakibatkan bencana hidrometeorologi.
Cuaca ekstrem kembali merata berpotensi di 33 daerah di Jawa Tengah Jumat (23/1), selain masih ada air laut pasang (rob), gelombang tinggi.
BMKG mengeluarkan peringatan dini status "Siaga" untuk wilayah pantura Jawa Tengah. Status ini merupakan level tertinggi yang berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026.
BENCANA angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Rabu (21/1/2026) sore. Insiden ini mengakibatkan kerusakan parah.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved