Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
RIDWAN, korban selamat dari kecelakaan bus Sriwijaya di tikungan Lematang Indah Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagar Alam mengungkapkan kecelakaan maut yang menewaskan 31 orang itu. Ridwan warga Jalan Enggano Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu bercerita bahwa saat kejadian ia masih tertidur pulas. Ia terbangun saat mendengar suara ibu-ibu yang berteriak.
"Saat itu saya terbangun dan mobil sedang terjun bebas ke sungai," kata Ridwan, Kamis (26/12/2019).
Tidak lama kemudian bus tersebut langsung jatuh ke sungai. Ia berusaha memecahkan kaca bus agar bisa keluar. Saat keluar, Ridwan terbawa arus sungai.
"Saya berpegangan pada batu dan ranting selama satu jam hingga dievakuasi oleh Tim SAR," ujarnya.
Ia mengatakan bahwa sebelumnya bus nahas itu telah mengalami dua kejadian yang tidak baik sebelum terjun ke sungai. Pertama, bus menyerempet mobil minibus di daerah Empat Lawang. Kedua, ban bus masuk parit lalu terjun ke sungai hingga mengakibatkan puluhan nyawa meninggal dunia. Atas kejadian tersebut Ridwan mengalami memar di sekujur tubuhnya dan menerima lima jahitan di kaki sebelah kiri.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bengkulu Susilawaty menyebutkan bahwa Pemkot Bengkulu sebelumnya memberangkatkan 10 unit ambulans. Dan hari ini datang dua mobil lagi untuk membantu evakuasi para korban.
"Ada paramedis yang ikut sehingga di perjalanan korban luka-luka mendapatkan pertolongan," ujarnya.
baca juga: Peringatan 15 Tahun Tsunami Aceh Ajak Warga Bersyukur dan Sabar
Ia menyebutkan bahwa masyarakat Kota Bengkulu yang menjadi korban yang meninggal dunia dan luka-luka sekitar 20 orang. Saat ini dua korban selamat tiba di rumah sakit Kota Bengkulu dan tiga korban lainnya sedang dalam perjalanan menuju ke rumah sakit tersebut. (OL-3)
Protes kaum Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem melawan undang-undang wajib militer berakhir tragis. Seorang remaja 18 tahun tewas setelah sebuah bus menabrak massa.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan akan memanggil pemilik bus Cahaya Trans B 7201 IV yang mengalami kecelakaan di exit Tol Krapyak, Semarang.
Perusahaan Otobus (PO) Cahaya Trans memutuskan menghentikan sementara seluruh operasional bus reguler antar kota antar provinsi mulai 26 Desember 2025.
"Ada satu meninggal dunia ketika dalam perawatan di RSUD Kalisari Batang yakni kernet bus bernama Sucipto (47), warga Ngromo RT 02 RW 08, Rejosari, Bancak, Kabupaten Semarang,"
Sopir bus Cahaya Trans jadi tersangka dalam kasus kecelakaan bus Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Kecelakaan maut bus Cahaya Trans di Tol Krapyak Semarang menewaskan 16 orang. Berikut kronologi, penyebab, dan hasil penyelidikan terbaru polisi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved