Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Pertanian Provinsi Bangka Belitung (Babel) mengaku produksi beras lokal per tahunnya hanya 70 ribu ton. Jumlah ini masih jauh dari kebutuhan beras Babel yang mencapai 135 ribu ton. Kepala Dinas Pertanian Babel, Juaidi mengatakan dari luas sawah di Babel yang mencapai 23 ribu hektar, baru 30-50 persen yang dikelola dengan produksi per tahun hanya 70 ribu ton.
"Dari 23 ribu hektar sawah, yang baru di kelola itu 30-50 persenya, sehingga produksi kita masih terbatas," kata Juaidi, Kamis (26/12.2019).
Untuk itu, pihaknya menargetkan memaksimalkan pengelolaan sawah yang ada agar target produksi beras 80 persen dari total kebutuhan beras dapat tercapai.
"Kita targetkan sebelum masa jabatan Pak Gubernur berakhir, produksi beras kita 80 persen," ungkap dia.
Upaya yang dilakukan untuk mencapai 80 persen produksi beras tersebut dengan cara program Prukades dan pola korporasi swasta. Penanaman padi pola koorporasi ini menurutnya akan melibatkan swasta bersama petani sebagai pemilik sawah.
"Pola korporasi ini nanti petani akan dibantu oleh swasta mulai dari penyediaan bibit. Pupuk hingga pengolahan lahan sehingga hasil bisa maksimal," ucap dia.
baca juga: Kalsel Kembangkan Tahura Sultan Adam Jadi Obyek Wisata Dunia
"Saat ini baru 38 petani yang ingin menanam padi. Nah kita harapkan dengan pola korporasi ini bisa membantu menggerakan semangat petani menanam padi," tuturnya.
Ia mengaku saat ini baru 700 hektar sawah yang dikelola secara korporasi.
"Tahun 2020 kita targetkan luas tanam sawah yang dikelola korporasi ini 4000 hektar, agar produksi beras kita dapat meningkat," pungkasnya. (OL-3)
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
DI tengah klaim Presiden Prabowo Subianto tentang swasembada beras, harga beras premium di sejumlah pasar tradisional di Priangan Timur justru merangkak naik.
MENTERI Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan Indonesia hampir dipastikan dapat melakukan ekspor beras tahun ini.
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan bahwa surplus beras nasional melonjak signifikan hingga 243,2% dalam kurun empat tahun terakhir.
Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan PP Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Aulia Furqon, menyampaikan apresiasi atas capaian swasembada beras 2025.
KEBERHASILAN swasembada pangan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, merupakan kerja seluruh petani Lamongan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved