Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA kecamatan langganan banjir di kawasan Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, sejak dua hari terakhir kembali terendam. Selain menggenangi permukiman warga, juga merendam lahan sawah berumur satu bulan. Lokasi yang terendam banjir itu meliputi Kecamatan Pirak Timu, Matangkuli dan Kecamatan Blang Mangat. Hal itu disebabkan di lokasi setempat terus menerus diguyur hujan deras sehingga terjadi luapan sungai.
Di Kecamatan Pirak Timu, banjir mengenangi permukiman warga Desa Krueng Kreh, Leupe, Rayeuk Pange, Bungong, Geulumpang, Matang Keh dan Desa Krueng Pirak. Ketinggian air berkisar 30 cm-50 cm. Banjir juga mengenangi badan jalan menghubungkan lokasi itu dengan Pasar Alue Bungkoh, Ibukota Kecamatan Pirak Timu. Itu sebabnya arus lalu lintas antar desa terganggu.
"Beberapa titik badan jalan tidak bisa dilalui. Untuk menembus itu harus menggunakan rakit bambu atau sampan kayu" kata Abdurrahman, tokoh masyarakat Pirak Timu, Selasa (17/12/2019).
Di Kecamatan Matangkuli, banjir merendam Desa Lawang, Tangjung Hai Muda, Alue Tho, Hagu, Meuriya, Siren, Meunje dan Desa Beuringen. Di Desa Lawang dan Desa Tanjung Haji Muda, ketinggian air mencapai 1 meter-1,5 meter. Untuk menghindari kemungikinan buruk warga harus mengungsi ke tanggul irigasi ditengah sawah dan gedung serba guna.
"Air masuk ke dalam rumah. Anak-anak dan orang lanjut usia harus dibawa ke tempat yang lebih tinggi seperti gedung serba guna atau balai desa," kata Kepala Desa Tanjung Haji Muda, Husen.
baca juga: Pabrik Pusri NPK II Fusion Mulai Dioperasionalkan
Berapapa desa terendam di Matangkuli karena dikepung oleh luapan Sungai Krueng Peutoe, Sungai Lrueng Pirak dan Sungai Krueng Keureutoe. Banjir Di Aceh Utara itu juga merendam 53 unit rumah warga Desa Mane Kareung dan 20 unit di Desa Blang Buloh, Kecamatan Blang Mangat. Sejak Senin 16 Desember warga harus membangun dapur umum dan tenda darurat di lokasi yang lebih tinggi. (OL-3)
Hingga Jumat (3/4) malam, banjir setinggi 0,8 - 1,5 meter masih merendam Desa Trimulyo dan Sidorejo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang.
Hujan deras yang terjadi sepekan terakhir menyebabkan kejadian bencana di sejumlah wilayah di Jawa Barat.
Banjir terpantau terjadi di Jalan Saptamarga, BKR Dadaha, SL Tobing, Unsil, Cikalang, dan M Hatta
Curah hujan yang cukup tinggi yang terjadi pada Rabu (1/4) pagi membuat ruas jalan di daerah itu tergenang air sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas.
PASANGAN suami istri yang merupakan pemudik dari Bogor, Jawa Barat, mengalami insiden memilukan. Keduanya terbawa hanyut arus deras di saluran drainase Cianjur.
Dalam tinjauannya, Menteri PU Dody Hanggodo menyambangi embung di Desa Padakaton guna melihat langsung titik pemicu luapan air.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved