Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR bandang menerjang Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (12/12) malam. Dalam peristiwa ini puluhan rumah rusak dan dua orang meninggal dunia.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sigi Ahmad Yani membenarkan peristiwa tersebut.
Dia menjelaskasn, banjir bandang terjadi sekitar pukul 18.30 WITA, di Dusun II Pangana, Desa Bolapapu.
Banjir itu menurutnya, akibat hujan deras yang mengguyur Kecamatan Kulawi sejak beberapa hari terakhir.
“Iya benar terjadi banjir bandang,” jelas Ahmad saat dikonfirmasi Media Indonesia dari Palu.
Baca juga : Tempat Tinggal Terintegritas untuk Korban Bencana di Sigi
Dia mengungkapkan, dalam peristiwa itu puluhan rumah mengalami kerusakan akibat terendam air bercampur lumpur.
Tidak hanya itu, bencana tersebut juga menyebabkan dua orang meninggal dunia.
“Benar ada korban meninggal dunia dua orang,” ungkap Ahmad.
Dua korban meninggal dunia itu diketahui bernama Yan Kristison ,50, dan Riski ,10, keduanya merupakan ayah dan anak.
Saat terjadi banjir, Yan dan Riski diketahui sedang tertidur lelap di dalam rumahnya. Keduanya pun tidak bisa menyelamatkan diri hingga akhirnya menjadi korban jiwa setelah tertimbun material banjir.
Baca juga : Penyaluran Jadup Korban Bencana Ditarget Tuntas Akhir Oktober
“Dua korban meninggal itu sudah dievakuasi oleh pemerintah setempat dibantu warga,” kata Ahmad.
Kondisi saat ini di lokasi masih terjadi hujan dengan intensitas rendah, sementara warga yang selamat telah mengamankan diri ke sejumlah titik pengungsian yang telah dibuka pemerintah setempat.
“Warga yang selamat sudah diarahkan ke posko pengungsian. Tim kami dari BPBD, PUPR, Dinas Sosial, dan pihak tekait sudah menuju lokasi juga malam ini,” pungkas Ahmad. (OL-7)
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
AKSI unjuk rasa yang digelar Serikat Buruh Industri Morowali Indonesia (SBIMI) di depan kantor PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Pemprov Sulawesi Tengah melalui program Berani Sehat jamin masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan tanpa khawatir biaya atau kendala BPJS.
Langkah sistematis dalam menerapkan prosedur keselamatan dinilai menjadi kunci utama dalam melindungi hak-hak dasar tenaga kerja.
GUBERNUR Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, terus memperketat pengawasan terhadap tenaga kerja asing (TKA), khususnya di kawasan industri strategis seperti Morowali.
Pelibatan Mabes Polri diperlukan untuk menguji transparansi penanganan kasus yang selama ini bergulir di Polda Sulteng.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved