Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menyerahkan program peningkatan kesejahteraan 3.097 GTT/PTT (guru tidak tetap/pegawai tidak tetap) non-kategori II di lingkungan Dinas Pendidikan Klaten. Penyerahan program peningkatan kesejahteraan GTT/PTT non-kategori II Klaten dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sri Mulyani di Gelang
Olahraga (GOR) Gelarsena, Kamis (12/12/2019).
Acara tersebut dihadiri Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Ketua Komisi IV DPRD Edy Sasongko, Kepala Dinas Pendidikan Wardani Sugiyanto, Sekretaris BKPPD Slamet, dan seluruh GTT/PTT non-kategori II Klaten. Dari 3.097 GTT/PTT non-kategori II Klaten, sebanyak 1.313 orang dengan masa kerja 1-5 tahun, 5-10 tahun 947 orang, dan masa kerja 10 tahun ke atas 837 orang.
Adapun besaran uang kesejahteraan GTT/PTT non-kategori II dengan masa kerja 1-5 tahun Rp1,2 juta, 5-10 tahun Rp1,5 juta, dan 10 tahun ke atas Rp1,8 juta. Total uang kesejahteraan untuk 3.097 GTT/PTT Rp4,5 miliar yang dianggarkan dari APBD-P Klaten 2019.
Bupati Klaten Sri Mulyani dalam sambutannya menyatakan prihatin karena uang kesejahteraan yang diberikan kepada GTT/PTT non-kategori II belum sebanding dengan perjuangan dan pengorbanan para guru honorer tersebut. Namun, Sri Mulyani menjanjikan kesejahteraan pahlawan tanpa jasa itu akan ditingkatkan pada tahun anggaran murni dan anggaran perubahan 2020.
"Tahun depan kesejahteraan GTT/PTT non-kategori II akan ditingkatkan. Pada APBD murni anggaran guru honorer direncanakan Rp7,8 miliar, dan APBD perubahan mudah-mudahan lebih besar dari anggaran murni," ujarnya.
baca juga: Keluarga Jangan Rongrong Komitmen Integritas Bebas Korupsi
Sementara itu, Slamet Riyadi yang mewakili GTT/PTT non-kategori II Klaten menyambut gembira penyerahan program peningkatan kesejahteraan guru honorer tersebut.
"Kami berterima kasih kepada Ibu Bupati yang telah memperhatikan nasib para guru dan tenaga honorer Klaten. Karena itu, kami mendaulat Ibu Bupati menjadi pembina dan pengayom GTT/PTT Klaten," pungkasnya.(OL-3)
Status kepegawaian yang diperoleh pegawai SPPG sejatinya merupakan titik ideal bagi para pekerja di Indonesia dan seharusnya menjadi contoh dalam sistem ketenagakerjaan
Pelantikan pengangkatan guru dan tenaga pendidikan tersebut akan dilaksanakan secara serempak pada Jumat (12/12).
Hetifah menekankan jika status honorer akan dihapus, tidak boleh dimaknai sebagai penghapusan hak.
Selain penambahan insentif, pemerintah juga menyiapkan program pengembangan kompetensi yang lebih terstruktur untuk para guru.
Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menilai kesejahteraan guru, khususnya guru honorer, masih perlu menjadi perhatian serius karena mereka berada di garda terdepan dalam proses pendidikan.
Pemerintah berencana meningkatkan kesejahteraan guru honorer di Indonesia melalui penambahan insentif serta sejumlah kebijakan pendukung lainnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved