Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK enam penderita HIV/AIDS di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dinyatakan meninggal dunia dan
sebanyak 29 orang sudah tertular.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah, dr Bahrun R Siregar, di Koba, Minggu (8/12), mengatakan, dalam kurun tiga tahun terakhir menemukan 35 kasus HIV/AIDS dan enam penderita dinyatakan meninggal dunia.
"Dari 35 kasus itu, sebanyak enam orang meninggal dunia dan 29 orang dalam kondisi tertular," ujarnya.
Ia menyatakan, setiap tahun kasus HIV/AIDS terus meningkat dan kondisi tersebut bagaikan fenomena gunung es yang tidak begitu tampak ke permukaan.
"Kasusnya seperti fenomena gunung es, di mana kasus yang ditemukan lebih sedikit dibanding dengan kenyataan yang ada di lapangan,"
ujarnya.
Baca juga: Banyak Terjadi Kecelakaan, Pengelola Tol Cipali Diminta Tegas
Ia mengatakan, pencegahan HIV/AIDS harus ada upaya bersama mulai dari pemangku kepentingan melalui kebijakan hingga peran penting para
tokoh masyarakat.
"Sebenarnya kasus ini cukup mengkhawatirkan, tetapi persoalannya ada sebagian penderita menutup-nutupinya karena dianggap suatu hal yang tabu," ujarnya.
Justru karena kondisi itu, pihaknya terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan penyakit mematikan itu.
"Penderitanya tidak memandang usia, siapa pun bisa terserang dan ini sangat berbahaya sehingga perlu upaya yang serius dalam mengatasinya," pungkas Bahrun. (Ant/OL-1)
Dinas Kesehatan Jawa Timur tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan kuratif dan pelaporan kasus, melainkan perlu memperkuat langkah preventif.
"Hasil pendataan kami, temuan HIV/AIDS selama 10 bulan mulai Januari-Oktober di Kota Sukabumi ada 124 kasus. Terdapat lima orang meninggal dunia,"
Para pengidap HIV/AIDS harus mendapat jaminan kesehatan dari pemerintah.
KETUA DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup, Ribka Tjiptaning, menyoroti masih adanya stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).
Universitas Esa Unggul melalui akademisi dan pakar Mikrobiologi, memberikan pandangan dan informasi ilmiah terkini terkait perkembangan penanganan HIV/AIDS di dunia dan Indonesia.
Stigma dan diskriminasi terhadap ODHIV bisa menghambat pengobatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved