Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
KEKAYAAN alam dan budaya Nusa Tenggara Barat hadir di Kementerian Perindustrian, Jakarta, 2-6 Desember 2019. Semua ditampilkan dalam Gemilang Nuansa Tanpa Batas (NTB). Ajang ini juga bisa menjadi referensi bagi pelancong atau wisatawan yang ingin mengisi waktu liburan ke Pulau Lombok.
Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Moh Faozal, mengatakan, kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama para pemangku kepentingan pariwisata di NTB.
"Gemilang NTB adalah expo produk-produk unggulan NTB sekaligus promosi pariwisata. Even ini adalah hasil kerja sama Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) dengan Pemerintah Provinsi NTB dan Dekranasda NTB. Serta support dari Kementerian Perindustrian," papar Faozal.
Baca juga: Perempuan Penyintas dalam Pemulihan Pascabencana Sulteng
Dalam ajang Gemilang NTB ini juga akan diberikan anugerah kepada Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah sebagai wanita inspiratif versi Ipemi.
"Dalam perhelatan ini, tema yang kita angkat adalah NTB, Nuansa Tanpa Batas. Kita melibatkan berbagai industri pariwisata dan UMKM unggulan NTB. Kita menampilkan kain tenun dan batik, fesyen, kerajinan tangan, kuliner, serta wisata di NTB," tuturnya.
Ditambahkan Faozal, Gemilang NTB bisa menjadi referensi buat wisatawan yang ingin mengisi waktu libur ke Pulau Lombok.
"Kita promosikan destinasi-destinasi unggulan di yang ada di Lombok. Ada nature, desa wisata, banyak sekali. Wisatawan yang ingin berkunjung ke Lombok, lebih baik mencari informasi di even ini. Sehingga waktu liburannya bisa maksimal," pungkasnya. (RO/OL-1)
Sirkulasi angin dari sistem tekanan rendah tersebut, menurutnya, masih cukup kuat untuk memicu hembusan angin kencang di wilayah NTB, meski tidak sebesar dampak Bibit Siklon Tropis 97S
Berikut prakiraan cuaca Senin 12 Januari 2026 untuk kota-kota besar di Indonesia dikutip dari BMKG
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
Kabupaten Sumbawa tercatat mengalami 764.994 kali sambaran petir atau setara 72,77% dari total sambaran petir yang terjadi selama periode awal Januari hingga Desember.
Iqbal menilai saat ini merupakan momentum terbaik untuk membangun dari desa.
Isi nota kesepahaman tersebut antara lain peningkatan kecakapan literasi, pemartabatan Bahasa Indonesia, pelestarian bahasa daerah, dan penginternasionalan Bahasa Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved