Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK menurunkan kasus stunting di Flores Timur, pemerintah kabupaten setempat menyosialisasikan program Gempur Stunting, mulai dari kabupaten hingga desa. Bupati Flores Timur, Antonius Gege Hadjon, saat dikonfirmasi Selasa (26/11/2019) mengatakan komitmen untuk menurunkan masalah stunting secara masif.
"Kami sangat serius untuk masalah stunting. Sejak tahun 2018, kami mulai meluncurkan program gempur stunting ini dan menggelar rembuk stunting yang melibatkan seluruh Organisasi perangkat daerah (OPD), dan kepala desa. Dalam rembuk stunting tersebut, seluruh kepala desa sepakat untuk mengalokasikan sebagian dana desa untuk mengatasi masalah stunting di desa masing-masing. Seluruh perangkat desa ikut terlibat dalam mengatasi stunting. Mulai dari menu utama berupa sorgum dan kelor, juga makanan bergizi lainnya.
baca juga: Temanggung Jadi Sentra Penangkaran Benih Bawang Putih
"Selain itu, di desa-desa juga mulai gencar memerangi stunting dengan mengalokasikan dana desa untuk pelayanan masalah stunting dan sudah mulai terlihat hasilnya. Secara umum, memang sudah ada penurunan angka stunting. Dari 44 persen turun menjadi 36 persen. Turunnya angka stunting tersebut disebabkan oleh peningkatan berat badan bagi 2460 anak yang mengalami stunting. Masih butuh kerja keras lagi, tapi kami tetap komitmen, dan target kami tahun 2022 bisa zero stunting atau nol persen," jelas Anton. (OL-3)
Sejak 2019, Faris terjun ke NTT untuk melakukan misi sosial dalam penanganan masalah kesehatan di daerah itu.
Pemanfaatan kacang hijau untuk mengatasi stunting dinilai sangat relevan karena aksesnya yang mudah, harga terjangkau, serta kandungan gizi yang tinggi.
Selain penurunan angka stunting, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 64,28 persen balita peserta program mengalami perbaikan status gizi.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
Kemenkes ungkap 6% bayi di Indonesia lahir dengan berat badan rendah (BBLR) lewat Program Cek Kesehatan Gratis 2025. Simak risiko stuntingnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved