Selasa 19 November 2019, 09:34 WIB

Pekerja Migran Flores Timur Jadi Perhatian

Ferdinandus Rabu | Nusantara
Pekerja Migran Flores Timur Jadi Perhatian

MI/Ferdinandus Rabu
Bupati Flores Timur, Antonius Gege Hadjon (tengah) mengadakan kunjungan kerja di Kabupaten Nunukan, Kaltara membahas pekerja migran.

 

BUPATI Flores Timur, NTT Antonius Gege Hadjon akan membahas masalah pekerja migran asal NTT termasuk Flores Timur yang mengalami kendala saat menuju Malaysia melalui Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Tidak sedikit pekerja migran ini dipulangkan karena sakit, dokumen tidak lengkap atau masuk secara ilegal.

"Kami telah melakukan pertemuan dengan jajaran Pemkab Nunukan, untuk membahas para pekerja migran asal Flores Timur ke Malaysia yang menjadikan Nunukan sebagai tempat transit. Saya selaku kepala daerah terus membangun koordinasi dengan Pemkab Nunukan, termasuk menggelar pertemuan," kata Anton, Selasa (19/11/2019).

Anton mengakui ada banyak temuan menyangkut pekerja migran asal Flores Timur (Flotim) ini. Termasuk bagaimana menangani para pekerja migran ketika sakit dan membutuhkan perawatan di rumah sakit.

"Permasalahan pekerja migran asal NTT termasuk Flotim ini akan saya bawa dalam rapat koordinasi bupati dan walikota se-NTT nantinya untuk disampaikan langsung ke Gubernur NTT. Sehingga dapat segera ditangani dan dicarikan jalan keluarnya. Kami telah membahas persoalan tersebut. Terima kasih kepada Pemkab Nunukan yang telah memberikan perhatian bagi para pekerja migran asal Flotim dan merawat mereka saat sakit. Kami akan terus berkoordinasi untuk menyikapi persoalan pekerja migran ini," lanjutnya.

Diakuinya banyak warganya memilih bekerja di Malaysia untuk meningkatkan kesejahteraan. Namun banyak masalah yang dihadapi sehingga tidak sedikit pekerja migran ini harus berhadapan dengan hukum. Terutama mereka yang masuk secara ilegal karena tidak dilengkapi dokumen.

baca juga: Longsor masih Mengancam Jawa Tengah

Salah satu solusinya adalah Pemkab Flotim menurunkan sejumlah petugas dukcapil ke Nunukan, sekaligus berkoordinasi dengan pemkab setempat untuk melakukan pendataan terhadap warga Flotim yang ada di Nunukan, sekaligus perekaman e-KTP. Kerja sama dua kabupaten ini untuk melengkapi dokumen bagi pekerja migran. (OL-3)

Baca Juga

Dok: Adaro

Adaro Kirim ERG dan Logistik ke Daerah Bencana di Kalsel

👤Denny Susanto 🕔Minggu 17 Januari 2021, 08:04 WIB
Perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Tabalong dan Balangan tersebut telah menyalurkan bantuan logistik sembako dan Emergency Respons...
MI/Denny Susanto

Longsor Terjadi di Sejumlah Daerah di Kalsel

👤Denny Susanto 🕔Minggu 17 Januari 2021, 07:44 WIB
Tercatat longsor terjadi di wilayah Kabupaten Balangan, Hulu Sungai Selatan dan Tanah Laut. Di Kabupaten Tanah Laut terjadi di dua desa...
 ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/

Sumedang Evaluasi Izin Pembangunan Perumahan

👤(AD/Wan/VL/N-2) 🕔Minggu 17 Januari 2021, 05:30 WIB
HUJAN dan ancaman tanah longsor susulan terus mewarnai proses evakuasi korban di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya