Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA badai membuat cuaca sebagian wilayah Yogyakarta cerah. Badai itu yakni terjadi di perairan Pilipina dan di laut Cina Selatan.
Sedangkan ganguan cuaca karena erupsi merapi secara signifikan, menurut Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Mlati, Reni Kraningtyas justru tidak terlalu berpengaruh.
"Yang mempengaruhi cuaca di sekitar DIY cerah pada hari ini karena saat ini di utara khatulistiwa ada badai Kalmegi, di sekitar perairan Philipina dan badai Fengshen di Laut Cina Selatan sehingga masa uap air di perairan Indonesia banyak bergerak ke arah badai tersebut," katanya, siang tadi.
Pengaruh dari kedua badai tersebut terhadap cuaca di DIY diperkirakan tidak berlangsung lama. Pengaruhnya diperkirakan hanya satu sampai dengan dua hari kedepan.
"Badai Kalmegi bergerak ke arah barat laut menjauhi Indonesia," pungkas
dia. (OL-11)
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved