Kamis 14 November 2019, 07:14 WIB

Puluhan Rumah di Banyuasin Hancur Dihantam Angin Puting Beliung

Dwi Apriani | Nusantara
Puluhan Rumah di Banyuasin Hancur Dihantam Angin Puting Beliung

MI/Dwi Apriani
Warga ecamatan Muara Telang, Banyuasin, Sumsel membersihkan puing-puing rumah yang hancur akibat diterjang angin puting beliung.

 

BENCANA angin puting beliung terjadi di Kecamatan Muara Telang, Banyuasin, Sumatra Selatan, Rabu Sore (13/11/2019). Sekitar 83 rumah penduduk hancur dihantam angin puting beliung tersebut. Angin puting beliung juga mengakibatkan dua korban jiwa luka-luka. Kabid Penanganan Kedaruratan BPBD Sumatra Selatan, Ansori membenarkan terjadinya angin puting beliung dan merusak rumah-rumah warga di Kecamatan Muara Telang, Banyuasin.

"Hujan deras disertai puting beliung menerpa tiga desa di Kecamatan Muara Telang. Yakni Desa Upang Karya ada 63 rumah rusak, Desa Mekar Sari ada 14 rumah, dan Desa Mukti Jaya 5 rumah. Kebanyakan rumah yang rusak parah di bagian atapnya, tapi tak sedikit juga rumah yang roboh akibat terpaan angin beserta hujan deras itu," kata Ansori, Kamis (14/11/2019).

Akibat peristiwa itu warga yang rumahnya rusak harus mengungsi sementara ke rumah tetangga maupun keluarga mereka yang tak jauh dari lokasi. Ada juga warga yang mengungsi ke balai desa setempat.

"Informasi sementara, selain kerusakan rumah ada juga dua warga yang mengalami luka-luka karena tertimpa reruntuhan atap rumah mereka," katanya.

Petugas dari BPBD Kabupaten Banyuasin masih berupaya untuk menjangkau sejumlah lokasi yang mengalami musibah ini. Hal itu dikarenakan sulitnya akses jalan yang harus dilalui untuk tiba ke lokasi bencana.

"Lokasinya berada di daerah perairan. Sekarang masih hujan, sehingga belum memungkinkan untuk ke lokasi. Kita menunggu cuaca sedikit membaik terlebih dahulu," tambahnya.

Kepala Dinas Sosial Banyuasin Alamsyah Rianda mengatakan rumah warga yang mengalami rusak berat dalam musibah angin puting beliung di Desa Upang Karya itu rata-rata beratap seng.

"Seng terbang dan jatuh ke tanah bersamaan dengan kayu, sehingga mudah hancur. Warga kini sudah mengungsi karena angin puting beliung," ucapnya.

baca juga: Novus Jiva Villa Resort & Spa Hadirkan Wisata Unik di Anyer

Pihaknya meminta warga berhati-hati jika terjadi hujan deras yang disertai guntur dan angin kencang karena kejadian serupa sering terjadi di kecamatan Muara Telang.

"Kami sedang melakukan persiapan tanggap darurat di sejumlah desa yang terkena dampak terparah angin puting beliung. Dan segera disalurkan," tegasnya. (OL-3)

 

Baca Juga

MI/Alexander P. Taum

Ribuan Warga Mengungsi Akibat Erupsi Gunung IIi Lewotolok

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 29 November 2020, 21:08 WIB
Sebanyak 2.782 jiwa yang berasal dari 17 Desa di Kecamatan Ile Ape dan 9 Desa di Kecamatan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata mengungsi di...
MI/Furqon U

Muncul Klaster Pendidikan, di Jepara 15 Siswa SMP Positif Covid-19

👤Akhmad Safuan 🕔Minggu 29 November 2020, 20:30 WIB
MUNCUL klaster covid-19 baru di Jepara, klaster pendidikan terjadi disebuah sekolah menengah pertama (SMP) swasta di Jepara, sebanyak 15...
MI/Alexander PT

Dapur Umum Pengungsi Erupsi Ile Lewotolok Disiapkan

👤Alexander P. Taum 🕔Minggu 29 November 2020, 20:20 WIB
PEMERINTAH Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur bergerak cepat menyiapkan dapur umum bagi ribuan pengungsi erupsi Gunung Ile Lewotolok,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya