Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
KALIMANTAN Tengah sudah memasuki musim penghujan. Kondisi ini diperparah lagi dengan adanya 14 kabupaten/kota yang merupakan endemik demam berdarah. Untuk mengantisipasi hal itu Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng lakukan terobosan baru dengan membuat alat perangkap nyamuk Aedes Aegypti.
Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul mengatakan pihaknya tidak lagi merekomendasikan fogging karena akan membuat predator pemakan nyamuk ikut mati. Seperti juga laba-laba bisa membuat nyamuk kenal dan merusak lingkungan.
"Namun saat ini kita sudah lakukan pencegahan dengan membuat alat perangkap nyamuk dari botol bekas air mineral." Ujarnya.
Caranya sangat sederhana. Yakni botol air mineral dimodifikasi agar nyamuk bisa bertelur dan berkembang jadi larva. Namun larva tidak bisa keluar karena ditutup.
"Ini sedang kita ujicoba. Semoga dengan cara ini bisa menurunkan angka demam berdarah," tegasnya.
Upaya lain yang dilakukan pihaknya, lanjut Suyuti yakni meminta tenaga medis untuk lebih cepat bertindak dan jangan terlambat mengambil langkah karena taruhannya nyawa.
Ia meminta tim medis dilapangan seperti puskesmas ketika melihat anak panas sudah 2 hari segera lakukan pemeriksaan darah.
baca juga: Polisi Siap Periksa 10 Saksi Terkait Kebakaran Pipa Minyak
"Kita tidak bisa lagi sekarang menduga-duga, segera lakukan pemeriksaan laboratorium," tegasnya.
Diakuinya memang beberapa puskesmas belum ada laboratorium. Dinas Kesehatan Kalteng mendorong pengadaan alat kesehatan dan tenaga laboratorium di puskesmas. (OL-3)
Data menunjukkan bahwa kelompok umur 15-44 tahun menyumbang 42% dari total kasus dengue, sementara 41% kematian justru ditemukan pada anak-anak usia 5-14 tahun.
Case fatality rate (CFR) atau jumlah angka kematian karena demam berdarah dengue (DBD) menurun signifikan dari 2021 di kisaran 0,9%, menjadi 0,4% pada 2025.
Kawasan Asia Tenggara telah lama menjadi episentrum global penularan dengue. Berdasarkan data terbaru, hampir 400.000 kasus dilaporkan di wilayah ini sepanjang 2025.
Indonesia mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pencegahan angka kematian dari kasus demam berdarah (DBD).
Selain DBD, Rano juga menyoroti masih tingginya kasus tuberkulosis (TBC) di Jakarta. DKI Jakarta masih berada di peringkat delapan nasional untuk kasus TBC.
Kasus leptospirosis di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, meningkat tajam sepanjang 2025. Sebaliknya, kasus demam berdarah dengue (DBD) justru mengalami penurunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved