Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN yang mengguyur beberapa daerah belakangan setelah terjadi kemarau panjang harus diwaspadai karena dapat memicu longsor. Masyarakat yang tinggal di kawasan perbukitan atau dekat tebing diminta mengungsi saat hujan deras.
Imbawan peningkatan kewaspadaan terhadap ancaman longsor, antara lain disampaikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat. Apalagi, pada Selasa (8/10) malam, longsor di tengah hujan deras menerjang Kampung Cirawa, Desa Kanoman, Kecamatan Cibeber, mengakibatkan dua warga meninggal dunia.
"Selama kemarau panjang, kondisi tanah mengalami retak. Saat diguyur hujan, berpotensi menjadi gembur hingga mengakibatkan tanah bergeser atau longsor," kata Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cianjur Herman Suherman seusai menyerahkan bantuan untuk korban longsor di Kampung Cirawa, kemarin.
Menurutnya, warga yang bermukim di daerah rawan longsor harus segera mengungsi saat hujan deras sebagai langkah antisipasi adanya korban jiwa ketika terjadi bencana.
"Pemerintah daerah melalui BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) sering memberikan sosialisasi agar masyarakat bisa mendeteksi dini bencana. Jadi, mereka bisa mengungsi sebelum terjadi bencana," tegas Herman.
Meski mulai terjadi hujan, dampak kemarau panjang masih membuat sebagian masyarakat di Kabupaten Cianjur kesulitan mendapatkan air bersih. Oleh karena itu, pemkab setempat hingga kini masih mendistribusikan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pendistribusian air bersih dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan Perumdam Tirta Mukti serta Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan).
"Beberapa pekan terakhir memang ada hujan, tapi tidak merata. Di wilayah selatan masih dilaporkan terjadi krisis air bersih. Hingga kini kami masih terus mendistribusikan air bersih dengan Perumdam Tirta Mukti dan Dinas Perkimtan," kata Sekretaris BPBD Cianjur Sugeng Supriyatno, kemarin.
Krisis air bersih juga terjadi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, karena persediaan telah habis. "Persediaan air bersih untuk bantuan kepada warga yang dilanda kekeringan sudah habis. Kini kami hanya mengharapkan bantuan dari pihak lain," kata Plt Kepala Pelaksana BPBD Pati Hadi Santosa.
Di sisi lain, BPBD Kabupaten Karangasem, Bali, masih terus mendistribusikan air bersih ke Kecamatan Kubu untuk kesekian kali. Sebanyak 15 ribu liter air bersih, kemarin, didistribusikan ke tiga banjar dinas (dusun), yakni Banjar Dinas Dalem, Desa Tianyar Tengah, Banjar Dinas Sambilaklak, dan Banjar Dinas Juntal Kaja, Desa/Kecamatan Kubu.
Lebih kering
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat, Dwikorita Karnawati, menyatakan musim kemarau tahun ini jauh lebih panjang dan lebih kering bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Curah hujan saat ini di bawah 200 milimeter.
Menurutnya, suhu semakin panas karena awan di atas kepulauan Indonesia semakin bersih sehingga kemungkinan terjadinya hujan sangat rendah. (AS/RS/RF/N-1)
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Selain itu, perhatikan tanda alam seperti awan Cumulonimbus yang berbentuk seperti bunga kol berwarna gelap, yang seringkali menjadi penanda akan terjadinya hujan lebat disertai petir.
DALAM empat hari puluhan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung melanda Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat akibat cuaca ekstrem yang meluas di berbagai wilayah Indonesia pada periode 13–19 Januari 2026.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Pembangunan renovasi bangunan rutilahu milik almarhum dikerjakan setelah terlebih dulu dilakukan survei dan kajian.
Data anak yang kedapatan tidak sekolah itu diperoleh dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin). Pendataan dilakukan melalui hasil survei pada tahun lalu.
Upaya mensterilkan lahan eks TPA Pasirsembung akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga.
Rute kereta api wisata Jaka Lalana diharapkan bisa memperkuat potensi penerimaan pendapatan daerah karena Cianjur akan menjadi destinasi para wisatawan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved