Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
BELASAN rusa jenis rusa timor (Cervus timorensis)yang tinggal di kompleks perkantoran eks Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) II Magelang di Jalan Pangeran Diponegoro, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, Jawa Tengah terlantar.
Ketiadaan tanaman hijau di kompleks perkantoran pada saat musim kemarau seperti sekarang ini membuat mereka memakan apa saja di sekitarnya, termasuk sampah plastik.
"Saya pernah melihat ada rusa yang memakan sampah plastik di tempat sampah," ujar Dyah, salah seorang pecinta binatang di Magelang, Sabtu (5/10).
Dyah menceritakan, rusa yang memakan sampah plastik ia lihat saat sedang mendampingi sejumlah dokter hewan untuk memeriksa salah satu rusa yang terluka di bagian kaki. Kondisi rusa yang luka tersebut diketahui dari cerita warga. Dyah menduga belasan rusa tersebut dalam kondisi kelaparan dan kekurangan bahan pangan.
"Sekali waktu, pernah ada rekan yang iseng memberi tahu susur pada rusa dan mereka mau memakannya,"tutur Dyah.
Gina,40, warga Magelang mengaku bersimpati pada nasib rusa yang kelaparan tersebut. Karenanya, beberapa kali ia membawakan makanan berupa kangkung pada belasan rusa, dan mereka mau memakannya.
Sekitar tahun 1970-1980 an, Kantor eks Bakorwil II Magelang sebelumnya adalah kantor Karesidenan Kedu-Surakarta. Puluhan rusa tersebut terdapat di halaman belakang kompleks perkantoran. Adapun, di kompleks perkantoran eks Bakorwil II Magelang tersebut, kini terdapat kantor-kantor dan museum. Di antaranya ada Museum Pengabdian Diponegoro, Museum BPK-RI, dan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Jawa Tengah.
baca juga: Semen Gresik Beri Bantuan Rumah di Rembang
Rusa-rusa itu semula dipelihara oleh pimpinan Kantor Karesidenan Kedu, sekitar tahun 1970-an. Bermula dari dua ekor, kemudian terus berkembang biak. Pada pertengahan Agustus 2019, diketahui jumlah rusa telah mencapai 25 ekor. Dari jumlah tersebut, sekitar 16 ekor di antaranya telah diambil oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah. (OL-3)
Pakar UGM Prof. Bayu Dwi Apri Nugroho memperingatkan ancaman Godzilla El Nino terhadap produksi padi dan jagung serta pentingnya mitigasi bagi petani.
PEMERINTAH memperkuat Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi fenomena El Nino yang diperkirakan mulai terjadi pada Mei 2026.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mempercepat langkah mitigasi menghadapi potensi El Nino melalui implementasi lima strategi utama di lapangan.
SEBANYAK 815 desa di 26 Kecamatan di Jawa Timur berpotensi mengalami kekeringan akibat kemarau panjang tahun ini yang diprediksi menghalami Godzilla El Nino.
BADAN Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN mengingatkan potensi terjadinya El Nino kuat atau Godzilla yang berdampak pada kekeringan saat musim kemarau 2026.
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved