Jumat 04 Oktober 2019, 23:15 WIB

Semen Gresik Beri Bantuan Rumah di Rembang

HT/*/E-2 | Nusantara
Semen Gresik Beri Bantuan Rumah di Rembang

MI/Haryanto Mega
Semen Gresik menyerahkan bantuan 12 rumah layak huni.

 

PT SEMEN Gresik menyerahkan bantuan 12 rumah layak huni kepada 12 warga di enam desa sekitar perusahaan, baik wilayah Kabupaten Rembang maupun Blora. Penyerahan dilakukan di Desa Kadiwono, Bulu, Rembang, Kamis (3/10).

Penyerahan bantuan program CSR yang sejalan dengan kebijakan pemerintah, khususnya terkait percepatan pengentasan masyarakat dari kemiskinan di daerah ini, dihadiri Bupati Rembang, Abdul Hafidz dan jajarannya serta para penerima bantuan. Anggaran yang digelontorkan Semen Gresik untuk program pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) untuk 12 warga dua kabupaten itu sebesar Rp540 juta.

Dalam kesempatan itu juga diserahkan secara simbolis bantuan 5.255 sak semen senilai Rp262,7 juta. Bantuan semen ini diserahkan kepada pengurus tempat peribadatan, pendidikan, dan fasilitas publik lainnya di Kabupaten Rembang, Blora, dan sekitarnya.

Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum PT Semen Gresik, Gatot Mardiana, mengatakan konsep pembangunan RTLH yang dilakukan tidak hanya mengacu rumah sehat dan layak huni, tetapi juga berbasis kearifan lokal, yakni kebiasaan hidup turun-temurun penerima bantuan. Rumah tersebut juga memenuhi kriteria 'aladin' (atap, lantai, dan dinding yang permanen) plus fasilitas BAB yang layak. "Program RTLH dan bantuan semen ini salah satu wujud komitmen Semen Gresik yang ingin tumbuh dan berkembang bersama masyarakat serta berkontribusi positif bagi daerah."

Bupati Rembang Abdul Hafidz mengapresiasi Semen Gresik dan pihak-pihak lainnya yang telah bersinergi dengan pemkab dalam memajukan ekonomi, sosial, dan aspek lainnya. Kehadiran Semen Gresik juga berkontribusi mengurangi pengangguran di Kabupaten Rembang.

Sementara itu, PT Sarana Multigriya Finansial atau SMF membidik penyaluran pembiayaan 102.500 rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) pada 2020 atau meningkat menjadi 25% dari total kuota fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). "Dengan pengalokasian tersebut, ketersediaan rumah MBR semakin bisa dipenuhi," ujar Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo, di Jakarta, kemarin. (HT/*/E-2)

Baca Juga

 MI/PIUS ERLANGGA

Digitalisasi Penyiaran Merangkul kembali Wilayah 3T

👤 (RO/N-3) 🕔Rabu 25 November 2020, 01:00 WIB
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat memperingatkan di era globalisasi ada indikasi lunturnya pemahaman nilai-nilai kebangsaan di tengah...
anggoro

Ramai-Ramai Menolak Rizieq

👤Yoseph Pencawan 🕔Rabu 25 November 2020, 00:55 WIB
RIZIEQ Shihab sepertinya harus berpikir matang untuk meninggalkan Jakarta dalam beberapa hari...
Dok. Pemprov DKI Jakarta

Positif Covid-10 Magetan Tembus Melebihi 600 Orang

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 November 2020, 23:25 WIB
Jumlah warga Kabupaten Magetan terkonfirmasi positif Covid-19 menembus angka 600 orang lebih setelah ada tambahan tiga pasien baru pada...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya