Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh terus memantau perkembangan kerusuhan di Wamena, Papua. Pasalnya, masih ada warga Aceh yang tertahan dan mengungsi sementara di rumah warga setempat berdekatan dengan Polres Jayawijaya. Anggota DPR Aceh, Iskandar Usman Al Farlaky mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan anggota DPR Papua dan Dandim Wamena untuk proses evakuasi warga Aceh yang masih berada di Papua.
"Ke Wamena mereka mengungsi di rumah temannya di dekat Polres Jayawijaya. Mereka sekarang ingin keluar dari Papua," kata Iskandar kepada Media Indonesia, Jumat (4/10).
Iskandar menjelaskan, saat ini ada 12 warga Aceh yang dikonfirmasi berada di Papua. Mereka berdagang dan telah lama menetap di bumi cenderawasih tersebut
"Mereka berdagang baik kuliner maupun pakaian. Mereka telah menetap selama 5 hingga 30 tahun di sana. Sejak kerusuhan mereka tidak bisa lagi berdagang," sebutnya.
Dari 12 warga itu sebagian telah berhasil menuju ke Jayapura, Sentani, Makassar, dan Probolinggo. Tersisa 5 warga yang masih belum bisa keluar dari Papua.
Warga Aceh yang diketahui merantau ke Papua yakni Abdul Muthalib, Aiyub, dan Zack asal Aceh Timur Rosnawati, Cut Wahyuni, Nurhayati, Fadlan, Aisyah, Ayla, Tgk Ramadin dan Faisal asal Aceh Selatan, dan Sinar asal Aceh Tengah.
"Lima orang atas nama Abdul Muthalib, Aiyub, Tgk Ramadin, Faisal, dan Sinar masih berada di Wamena," lanjutnya
Anggota fraksi Partai Aceh itu menjelaskan warga Aceh yang ada di sana masih trauma dan ketakutan dengan sejumlah peristiwa yang terjadi belakangan ini.
"Mereka melaporkan kepada kami sangat takut dan trauma atas berbagai insiden yang terjadi di Wamena terakhir ini," paparnya.
baca juga: Inilah Alasan Keraton Yogya Meniadakan Pasar Malam Sekaten
Diketahui untuk membantu pemulangan warga Aceh dari Jayapura maupun Wamena, Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh sudah mengirim tim ke Papua. Sebelumnya, Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpau mengatakan, pihaknya akan fokus melakukan penanganan terhadap korban dan pengungsi di beberapa wilayah yang berdampak dari rangkaian kericuhan di Wamena Papua. (OL-3)
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Agenda utama pertemuan adalah pembahasan pengembangan, hilirisasi, serta potensi ekspor komoditas kakao Papua ke pasar global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved