Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBARAN titik api dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan berkurang seiring mulai turunnya hujan di sejumlah wilayah dalam sepekan terakhir. BPBD Kalsel mencatat luas karhutla hingga awal Oktober mencapai 5.500 hektar dengan titik api berdasarkan pantauan satelit aqua terra sebanyak 922 titik api.
"Kita bersyukur karhutla di Kalsel mulai berkurang seiring turunnya hujan di sejumlah wilayah," tutur Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalsel, Wahyudin Ujud, Kamis (3/10), usai memimpin rapat koordinasi dan evaluasi penanganan karhutla bersama perwakilan BNPB di Banjarbaru.
Hampir setiap hari sebagian wilayah Kalsel diguyur hujan dengan intensitas sedang. Hujan sangat membantu upaya pemadaman karhutla terutama di lokasi yang jauh dan sulit dijangkau.
"Doa dan harapan kita hujan segera turun agar karhutla dapat teratasi terkabul," tambahnya.
Demikian juga kebakaran di areal lahan gambut Kalsel sebagian mulai padam. Seperti tahun-tahun sebelumnya dikatakan Wahyudin, kebakaran di lahan gambut ini dapat dipadamkan karena bantuan hujan. Pantauan Media Indonesia, sebagian besar wilayah Kalsel mulai turun hujan. Hujan biasanya turun saat menjelang sore hari.
Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor sebelumnya meminta agar perusahaan perkebunan berkomitmen untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam proses pembersihan lahan perkebunan.
"Karhutla dan penanganannya menjadi tanggung jawab kita semua. Karhutla telah menimbulkan dampak kerugian yang besar," ujarnya.
baca juga: Kalteng Menetapkan Status Pemulihan Karhutla
Sementara berdasarkan data Pusat Pengendalian dan Operasional BPBD Kalsel hingga kini luas karhutla mencapai 5.500 hektar. Dengan jumlah titik api yang muncul berdasarkan pantauan satelit aqua terra sebanyak 922 titik api. (OL-3)
Keunggulan dari penggunaan sensor VIIRS dan MODIS adalah kemampuannya dalam memantau wilayah yang sulit dijangkau secara langsung.
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
LUAS kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau pada periode Januari-Februari 2026 mencapai 4.400 hektare dan 94% di antaranya berada di lahan gambut (4.173,82 ha).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved