Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
TOTAL bantuan untuk perantau Minang di Wamena, Papua hingga Rabu (2/10) malam mencapai Rp4,3 miliar. Kemungkinan jumlah bantuan akan terus bertambah karena penggalangan dana melalui rekening Sumbar Peduli Sesama masih dibuka.
"Bantuan dari hasil Badoncek di Jakarta semalam Rp3,1 miliar, sementara bantuan di rekening Sumbar Peduli Sesama telah mencapai Rp1,2 miliar," kata Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit di Padang.
Terakhir, bantuan dari Pengadilan Tinggi Agama Sumbar yang diserahkan ketuanya, Zein Ahsan sebesar Rp25 juta. Bantuan itu berasal dari sumbangan semua pegawai instansi tersebut.
Nasrul Abit mengapresiasi semua pihak yang telah memberikan bantuan secara ikhlas sehingga melebihi target awal yang hanya Rp2,5 miliar, khusus untuk memulangkan perantau di Wamena menggunakan kapal laut. Dengan anggaran yang ada, kata dia, ada kemungkinan para perantau yang memutuskan bertahan di Wamena untuk memulai kembali usaha dari nol, akan diberikan santunan berupa modal usaha.
baca juga: Atmo Budayawan Pantura Populerkan Puisi Batik
Bantuan dari berbagai pihak untuk pemulangan perantau dari Wamena itu masih terus mengalir. Malam ini dijadwalkan pengumpulan dana lintas komunitas di V-Coffe, Padang. Kepala Biro Bina Mental Sumbar, Syaifullah mengatakan seluruh dana yang terkumpul akan dimasukkan dalam satu rekening, yaitu Sumbar Peduli Sesama. Hal itu untuk menjaga transparansi agar semua masyarakat dan donatur yang telah menyumbang dapat memantau secara berkala, karena jumlahnya selalu diumumkan di media. Saat ini, masih sekitar 800 perantau Minang di Wamena yang telah turun ke Jayapura, menunggu untuk dipulangkan ke Padang. (OL-3)
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Agenda utama pertemuan adalah pembahasan pengembangan, hilirisasi, serta potensi ekspor komoditas kakao Papua ke pasar global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved