Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI Cepat Tanggap (ACT) bekerja sama dengan BPBD Sumut dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang ada di Riau. Aksi bantuan itu dilakukan karena adanya bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Riau, dan meninggalkan penderitaan bagi warga di sana. Banyak korban
berjatuhan akibat terpapar kabut asap yang begitu pekat.
Kepala Cabang ACT Sumut Fadhli Septavianra mengatakan bantuan yang dikirimkan ini merupakan bantuan dari para donatur dan mitra ACT Sumut yang mewakili warga Sumatra Utara yang peduli dengan para penyintas asap karhutla.
"Bantuan ini terkumpul lebih dari 12 ton, yang terdiri dari beras, susu UHT, infus Nacl, kacang hijau, masker, dan air mineral," ujar Fadhli di Medan, Selasa (1/10).
Bantuan ini dilepas di halaman Kantor BPBD Sumut Jalan Medan Binjai km 10,3 No 8 Medan. Sebanyak 12 ton bantuan itu dibawa dengan dua armada truk.
"Bantuan warga Sumatra Utara ini akan melewati belasan kabupaten kota di Sumatra Utara dan akan berhenti di Kota Pekanbaru. Di sana akan diterima oleh ACT Riau," terang Fadhli.
baca juga: Ganjar Duga Ada Pihak Mendesain Demo Mahasiswa dan Pelajar
Ia menambahkan, sebelumnya ACT Sumut juga telah memberangkatkan 10 relawan untuk membantu mengatasi darurat asap akibat Karhutla di Provinsi Riau.
"Relawan yang diberangkatkan, tidak hanya mengatasi asap, tapi juga membantu masyarakat yang mengalami sakit akibat pengaruh kabut asap yang cukup tebal," ujarnya. (OL-3)
MANGGALA Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Kementerian Kehutanan Wilayah Sumatra, Ditjen Gakkumhut melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di Sumatra
Tim gabungan Polda Kalbar, BPBD Kubu Raya, dan pemadam swasta memadamkan karhutla seluas empat hektare yang berlangsung lima hari di radius 1–2 kilometer dari Bandara Supadio.
Pemerintah kini mengedepankan perubahan paradigma pengendalian karhutla dengan fokus utama pada pencegahan sebagai langkah antisipatif.
Studi terbaru Cedars-Sinai mengungkap lonjakan drastis serangan jantung dan gangguan paru pasca-kebakaran hutan LA Januari 2025.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau akan mengakhiri masa status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada 30 November 2025.
Efikasi masyarakat dan norma kelompok terbukti lebih berpengaruh terhadap partisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibandingkan pendekatan berbasis rasa takut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved