Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 54 pelajar dari Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari berbagai sekolah swasta dan sekolah negeri di Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara mengalami keracunan makanan.
Informasi yang dihimpun oleh awak media Selasa (17/9) malam, para pelajar mengalami pusing dan mual setelah makan ikan tongkol saat makan siang di asrama sekolah. Belum diketahui pasti penyebab para pelajar tersebut mengalami keracunan.
"Dari 54 yang menjalani rawat inap hingga Selasa malam sebanyak 16 orang masih diopname di RSUD Tuan Rondaihaim. Selebihnya rawat jalan dan sudah dipulangkan setelah menjalani penanganan medis. Perawatan langsung dipimpin Dirut RSUD Rondahaim Elisabeth," ujar Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Simalungun Edwin Toni Simanjuntak, Rabu (18/9).
Dugaan sementara, katanya, penyebab keracunan para pelajar itu dari ikan tongkol yang dimasak dalam keadaan tidak segar. Ikan tersebut diduga mengandung racun histamine, yang akan muncul jika kondisi ikan sudah tidak segar.
Baca juga: Puluhan Siswa Bekasi Keracunan Makanan dari Hadiah Lomba
Pembentukan histamine pada tubuh ikan scombroidae akan meningkat setelah ikan mati dan tidak segera dibekukan atau tidak segera diolah, sehingga dapat menyebabkan keracunan jika dikonsumsi.
"Untuk memastikan penyebab para pelajar mengalami keracunan. Kita sudah mengirimkan sampel ke laboratorium kesehatan Medan," jelasnya.
Edwin menambahkan, hingga Selasa (17/9) malam masih ada sekitar 16 siswa yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tuan Rondahaim. Selebihnya pasien diperbolehkan pulang dan melakukan rawat jalan. (A-4)
Prestasi langka ini menegaskan keunggulan pelajar Indonesia di panggung robotika global.
GURU Besar Literasi Budaya Visual FSRD ITB, Prof Acep Iwan Saidi, merespons kebijakan pengelola Museum Nasional Indonesia (MNI) yang menaikkan harga tiket masuk bisa membebankan pengunjung.
ANGGOTA Komisi XIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Marinus Gea, menghadiri kegiatan Parlemen Pelajar PW IPM Banten 2025 di Universitas Muhammadiyah Tangerang.
Ia menekankan bahwa akar persoalan bukan pada keberadaan platform, melainkan kurang optimalnya mekanisme penyaringan konten berbahaya oleh perusahaan teknologi besar.
PELAKU teror di era masyarakat digital jangan dibayangkan orang-orang dengan keterikatan pada ideologi dan agama yang kebablasan.
SEBANYAK 152 pelajar dari 38 provinsi resmi menyelesaikan pelatihan perdana Gladian Sentra Paskibra untuk Indonesia (Garuda) Tahun 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved