Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Gubernur Riau, Edy Afrizal Natar Nasution, mengatakan, pihaknya sudah mengerahkan sedikitnya 5.800 personel gabungan TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api, Manggala Agni, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau.
Ribuan personel di bawah koordinasi satgas siaga darurat Karhutla Riau itu juga disebar pada 12 kabupaten dan kota di Riau.
"Bahwa seluruh satgas sudah bekerja dengan masing-masing tugasnya. Jumlah prajurit TNI gabungan dengan Polri, MPA, Manggala Agni, BPBD, dan KLHK tidak kurang dari 5.800 orang yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Riau," jelas Edy Natar usai menerima ratusan mahasiswa yang berunjuk rasa menuntut penuntasan kabut asap Karhutla Riau di Kantor Gubernur Riau, Kamis (12/9).
Dijelaskannya, sampai hari ini sudah 41 tersangka ditetapkan dalam kasus karhutla. Selain itu, Dinas Kesehatan Riau sudah membuka posko kesehatan di seluruh Puskesmas.
"Ini menunjukkan keseriusan kita dalam mengatasi kejadian ini. Masker yang sudah dibagikan juga telah mencapai 600 ribu lebih jumlahnya," papar Edy.
Baca juga: Helikopter BNPB Mendarat Darurat Saat Padamkan Karhutla di Kalsel
Karena itu, Edy meminta seluruh komponen masyarakat dan mahasiswa bersama-sama dengan pemerintah dapat bersatu menghadapi kejadian kabut asap akibat karhutla.
Sementara, Wakil Komandan Satgas Siaga Darurat Karhutla Riau, Edwar Sanger, mengatakan, kabut asap yang melanda Riau saat ini merupakan akumulasi asap kiriman dari karhutla di Jambi. Hal itu sesuai dengan arah angin yang berembus menuju Riau dan hasil pantauan jumlah titik api di sejumlah daerah di Sumatra.
"Asap yang menyelimuti Riau berasal dari kiriman karhutla di Jambi. Jika Jambi bisa diatasi maka asap bisa berkurang," jelasnya.
Sementara seiring dengan kian memburuknya kualitas udara di Riau yang sudah pada level sangat tidak sehat, sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta di Riau telah menyatakan untuk meliburkan aktivitas belajar mengajar. Di antaranya kampus Universitas Riau (Unri), Universitas Islam Riau (UIR), Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI, dan Politeknik Caltex Riau (PCR).
"Meliburkan perkuliahan atau proses belajar mengajar dari Kamis hingga Sabtu, 14 September," ungkap Rektor Unri, Profesor Sujianto.(OL-1)
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama aparat terkait dan masyarakat berhasil mengamankan seekor anak Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Dari sekitar 1.100 ekor di seluruh Sumatra, diperkirakan hanya tersisa 216 ekor di Riau.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved