Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
BALAI Karantina Pertanian Kelas II Pangkalpinang memusnahkan daging beku sebagai media pembawa hama penyakit hewan karantina (HPHK), dan bibit jeruk yang merupakan organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK). Pemusnahan dilakukan Kamis, (12/9) karena tidak dilengkapi dokumen sertifikat kesehatan/sanitasi dari daerah atau negara asal.
Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Pangkalpinang, Saifudin Zuhri mengatakan, saat melakukan pengawasan di Pelabuhan Pangkalbalam, ditemukan sebanyak 208 batang bibit jeruk yang tidak dilengkapi dengan dokumen karantina dan tanpa disertai label biru dari Balai Sertifikasi Benih. Oleh karena itu dilakukan tindakan karantina penahanan.
Menurutnya, berdasarkan analisa risiko bahwa lalu lintas bibit jeruk yang tidak dilengkapi dengan label biru dari Balai Sertifikasi Benih dapat berisiko terhadap penularan bakteri Liberobacter asiaticum, dan bisa menyebabkan CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration).
"Bakteri ini hidup dan hanya berkembang pada jaringan phloem. Akibatnya sel-sel mengalami degenerasi sehingga menghambat tanaman menyerap nutrisi. Penularan penyakit tersebut dapat merusak sumber daya alam hayati di wilayah Provinsi Bangka Belitung," kata Saifudin usai pemusnahan.
Sedangkan untuk HPHK yakni daging beku didapati di SPX cargo Bandara Depati Amir Pangkalpinang sebanyak 62 kg. Daging itu tidak dilengkapi dokumen sertifikasi sanitasi produk hewan dari daerah asal Jakarta.
baca juga: Generasi Muda Harus Contoh Jejak BJ Habibie
"Beberapa bakteri dapat ditularkan dari makanan (food borne disease) di antaranya adalah Antraks, Salmonella, Staphylococcus aureus, Clostridium perfringens, dan Clostridium botulinum," tambahnya. (OL-3)
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved