Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEKERINGAN melanda Jawa Tengah semakin meluas. Hingga saat ini sudah 890 desa di 228 kecamatan tersebar di 30 kabupaten dari 35 kabupaten. Setiap hari ribuan warga berupaya mendapatkan air bersih. Sebagian terpaksa membeli dengan harga Rp5.000-Rp6.000 per jeriken. Namun tidak sedikit yang terpaksa menyaring air dari sungai terdekat atau membuat sumur rendah di sawah hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi 1-2 ember air bersih per hari. Seperti di Kabupaten Jepara, sumur-sumur penyedia air baku PDAM mengalami penyusutan ketersediaan air.
"Iya sumur penyedia air baku di sini mengalami penyusutan hingga 10%. Sehingga beberapa wilayah ketersediaan air tidak mencukupi seperti Lemah Abang, Kaliombo dan Karang Aji," kata Direktur PDAM Jepara, Prabowo (10/9).
Akibat kemarau panjang ini, kekeringan telah mengakibatkan 890 desa di 228 kecamatan di 30 daerah di Jawa Tengah membutuhkan bantuan air bersih setiap hari. Berdasarkan data enam kabupaten mengalami kekeringan terparah yakni Kabupaten Purbalingga, Wonogiri, Banyumas, Grobogan, Sragen dan Blora.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, Sudaryanto mengatakan untuk mengatasi kekeringan dan memenuhi kebutuhan warga, BPBD kabupaten/kota dan provinsi terus melakukan pengiriman bantuan air bersih ke warga. Bahkan bantuan air juga datang dari berbagai pihak seperti PMI, instansi pemerintah dan swasta.
baca juga: Dana Distribusi Air Gunungkidul Menipis
Khusus enam kabupaten yang dilanda kekeringan, lanjut Sudaryanto, pengiriman bantuan air bersih terus dilakukan. Jumlahnya cukup besar seperti Kabupaten Purbalingga telah didistribusikan air bersih 1.729 tangki (8.145 ribu liter), Wonogiri 1.315 tangki (6.775 ribu liter), Banyumas 874 tangki (4.370 ribu liter), Grobogan 892 tangki (4.021 ribu liter), Sragen 844 tangki (4.130 ribu liter) dan Blora 735 tangki (3.705 ribu liter). (OL-3)
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
Kondisi musim kemarau yang cenderung lebih kering itu juga dipengaruhi indikasi fenomena El Nino lemah yang berpotensi muncul pada pertengahan hingga akhir 2026.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan datang lebih awal pada April dan terasa lebih kering dibanding tahun lalu. Cek daftar wilayah terdampak di sini.
Ilmuwan temukan jutaan bakteri dan jamur "pelindung" di dalam pohon ek yang tetap stabil meski dilanda kekeringan ekstrem.
BENCANA kekeringan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
MEMASUKI musim kemarau, suhu udara yang panas membuat banyak orang mengandalkan pendingin ruangan agar aktivitas di rumah tetap nyaman.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa musim kemarau akan lebih lama, sekaligus memiliki intensitas hujan lebih rendah dibandingkan rata-rata.
BMKG memprediksi musim kemarau di NTB mulai April 2026 akan lebih kering dari biasanya. Simak wilayah terdampak dan imbauan resminya di sini.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved