Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
KERINDUAN mahasiswa di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, memperoleh pengetahuan soal jurnalistik akhirnya terpenuhi. Kemarin, tim dari Media Indonesia, Research Center Media Group, dan Yayasan Dharma Bakti Lestari menggelar pelatihan jurnalistik di Universitas Muria Kudus.
Di kampus yang berada di Jalan Lingkar Utara, Kayuapu Kulon, Kecamatan Gondang Manis, itu, sejak pagi, puluhan mahasiswa antusias mengikuti pelatihan. Ruang seminar di lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Muria Kudus itu terasa lebih hangat karena proses diskusi dan tanya jawab antara pemrasaran dan mahasiswa terus berlangsung.
Dua wartawan senior Media Indonesia, Gantyo Koespradono dan Kleden Suban membuka wawasan para mahasiswa terhadap kemajuan dunia jurnalistik. Mereka juga melatih penulisan berita dan teknik peliputan. Tim dari Metro TV juga melatih mahasiswa soal proses penyajian berita dalam bentuk video. "Ketika kita menyampaikan berita, isi pernyataan, itu ada kaidah dan etika-etikanya. Dan etika-etika itu sudah diatur dalam dunia jurnalistik," kata Gantyo.
Menurut dia, dalam pelatihan para mahasiswa diajak mengaplikasikan ilmu jurnalistik, mulai merancang, mencari, menulis, hingga menampilkan hasilnya lewat berbagai media, baik cetak maupun elektronik. "Kepada mereka, kami akan melatih kemampuan berbahasa dan menulis yang baik, serta dapat menimbang kelayakan isu yang akan ditampilkan," jelas Gantyo.
Rektor Universitas Muria Kudus, Suparnyo, mengakui pelatihan jurnalistik merupakan upaya kampusnya untuk membekali mahasiswa dengan ilmu dan keterampilan di luar yang mereka terima di dalam kelas. Pasalnya, kampus ini tidak memiliki jurusan komunikasi atau jurnalistik. Padahal, sejumlah mahasiswa memperlihatkan minatnya untuk menggeluti dunia jurnalistik.
"Untuk mewadahi minat mahasiswa, sebenarnya sudah ada 15 wadah unit kegiatan mahasiswa. Lewat unit-unit itu, kami berharap mahasiswa akan mempunyai ilmu dan keterampilan tambahan sehingga setelah lulus mereka siap dan dapat bekerja sesuai dengan keinginan," tambahnya. (AS/N-2)
KONDISI pendidikan di Provinsi Aceh pascabanjir pada November 2025 masih memprihatinkan dan memerlukan pemulihan segera serta terarah.
THE Papandayan Jazz Fest (TPJF) 2025 digelar pada Sabtu dan Minggu (4–5/10) di The Papandayan Hotel Bandung. Tahun ini, festival ini menapaki usia satu dekade.
CEO Media Group, Mohammad Mirdal Akib, mengenang Gubernur Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem, Mayor Jenderal TNI (Purn.) I Gusti Kompyang (IGK) Manila, y
Turut hadir pula Kepala Biro Humas KPK Yayuk Andriati Iskak, Kepala Bagian Pemberitaan KPK Gumilar Prana Wilga, dan Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika.
UKW merupakan keharusan dan keniscayaan bagi jurnalis yang ingin meningkatkan kompetensi dan profesionalitasnya.
MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno beserta jajaran Kemenparekraf, melakukan kunjungan ke kantor Media Group pada Rabu (16/10).
Dunia usaha tidak bisa berjalan sendiri jika ingin tumbuh optimal.
Laporan terbaru Indeks Keselamatan Jurnalis (IKJ) 2025 mengungkapkan penurunan skor menjadi 59,5%, turun sekitar 0,9 hingga 1 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
JURNALIS Metro TV di Bulukumba, Ifa Musdalifah, harus berhadapan dengan ancaman digital usai menjalankan tugasnya meliput demonstrasi di Kantor DPRD Bulukumba, Rabu (4/2).
KETUA Dewan Pers Komaruddin Hidayat menegaskan peran pers sebagai cermin yang memantulkan realitas yang terjadi di pemerintah maupun masyarakat.
Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menegaskan bahwa sinergi antarlembaga merupakan kunci utama agar setiap kasus yang menimpa insan pers dapat diselesaikan secara berkeadilan.
Lilik bercerita, tulisannya mengangkat cerita perjalanan panjang energi. Mulai dari minyak mentah sampai menjadi produk BBM yang ramah lingkungan dan produk gas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved