Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Polres Purwakarta mengungkapkan hasil pemeriksaan dan olah TKP yakni truk yang dikemudikan DH dan S memuat pasir melebihi kapasitas. Hal tersebut menjadi salah satu penyebab kecelakaan.
"Dari yang harusnya 12 ton, ini mengangkut 37 ton, jadi kelebihannya 25 ton, 3 kali lipatnya," kata Kapolres Purwakarta AKBP Matrius, Rabu (4/9).
Sebelumnya dalam pemeriksaan awal, tersangka S mengaku truk yang dikemudikannya mengangkut pasir melebihi muatan yang ditentukan. Hal itu mengakibatkan daya cengkeram kendaraan berkurang, apalagi dari KM 97-90, kontur jalananberkelok dan turunan. Sehingga berakibat pada daya cengkeram kendaraan yang berkurang.
"Di samping muatan yang berlebih, mengakibatkan koofesien daya cengkeram berkurang, apalagi kan dari KM 97 ke KM 90 jalannya turunan," tegasnya.
Baca juga: Ini Pengakuan Tersangka Sebelum Kecelakaan Cipularang
Ketika melewati kontur jalan yang menurun, tersangka tidak dapat menguasai kendaraan, sehingga dengan cepat menghantam kendaraan yang sedang antre.
"S ini panik dan tidak bisa menguasai kendaraannya, dia membanting ke kanan dengan anggapan kendaraan sedikit, nyatanya banyak kendaraan yang tertahan karena kendaraan tersangka DH yang terguling," pungkasnya.(OL-5)
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Korban pertama kecelakaan ATR 42-500 di Balocci, Pangkep dievakuasi. Ia ditemukan tewas di jurang 200 m saat SAR dihantam cuaca ekstrem. Kabut pekat visibilitas 5 m.
Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 16.15 WIB di jalur arah Surabaya menuju Malang, tepatnya di Desa Pamotan, Kecamatan Porong.
Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Koridor PT RAPP Kilometer 10, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Kecelakaan terjadi di Jalur A Jajan Tol KM 426.400 Semarang-Bawen tepatnya di Ungaran Timur, Kabupaten Semarang Selasa (6/1) pagi, dengan korban 1 tewas dan 6 luka.
Satu orang tewas dan lima lainnya luka-luka dalam kecelakaan di Tol Batang–Semarang. Polisi mendalami dugaan gangguan kemudi pada truk trailer bermuatan besi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved