Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
PASCA Bupati Muara Enim Ahmad Yani tertangkap operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Wakil Bupati Muara Enim Juarsyah memilih tidak berkomentar. Ditemui di Gedung Badan Pemeriksa Keuangan Sumsel, Selasa (3/9), Juarsyah mengaku dirinya belum mendapat informasi mengenai OTT KPK tersebut.
"Belum tahu kita, sama sekali. Belum ada konfirmasi, dari kemarin kami tidak tahu," kata Juarsyah.
Diketahui Bupati Muara Enim seharusnya dijadwalkan hadir dalam agenda Serah Terima Jabatan Kepala BPK Sumsel. Namun posisinya digantikan oleh
Wakil Bupati Muara Enim.
"Kami tidak tahu apa-apa (soal kehadiran di BPK). Memang sudah ada jadwalnya. Tadi subuh saya berangkat dari Muara Enim ke acara ini,” kata dia.
Ia mengatakan, informasi mengenai OTT KPK baru diketahuinya dari media online saja. Mengenai aktivitas di pemerintahan kabupaten Muara Enim, diakui Juarsyah, saat ini masih normal.
"Masih berjalan seperti biasa, kinerja pemda normal. Sejauh ini biasa saja,” kata dia.
Terkait dengan ruang kerja Bupati Muara Enim yang sudah disegel KPK.
baca juga: Ketum PB HMI Layak Jadi Presiden Pemuda Asia-Afrika
"Saya belum mampir. Ruangan Bupati Muara Enim tersegel, saya belum tahu," tandasnya. (OL-3)
SIDANG kasus pemblokiran Jalan Pantura dengan terdakwa dua pentolan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto, memasuki babak akhir.
KPK ingatkan artis yang masuk politik untuk belajar tata kelola pemerintahan. Hal ini merespons Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang berdalih tidak tahu hukum karena latarbelakang pedangdut
KPK mengungkap perusahaan milik keluarga Fadia Arafiq mendominasi proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan selama 2025.
KPK menetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sebagai tersangka tunggal kasus korupsi pengadaan barang dan jasa. Fadia ditahan hingga 23 Maret 2026.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel usaha salon, restoran, hingga sejumlah mobil di rumah dinas yang diduga milik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq.
KPK ungkap detail OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terkait dugaan suap pengadaan 'outsourcing' di Pemkab Pekalongan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved