Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
PEJABAT tinggi di Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan diduga tertangkap dalam operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK), Senin (2/9) malam. Buktinya pagi ini, Selasa (2/9) ruang kerja Bupati Muara Enim kini disegel oleh KPK. Tidak hanya garis menyilang didepan pintu, juga terlihat sticker bertuliskan Dalam Pengawasan KPK yang menempel di antara dua pintu. Selain ruang kerja bupati, ruang kerja bupati sementara yang berada di Kantor Badan Pembangunan Daerah (Bappeda) Muara Enim pun disegel KPK.
Diketahui selama satu bulan lalu, Bupati Muara Enim Ahmad Yani memang berpindah ruang kerja ke Kantor Bappeda karena ruang kerjanya sedang direnovasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun sementara, bukan hanya Bupati Muara Enim yang tertangkap tangan KPK. Kontraktor inisial RB dan pejabat dinas PUBM dan Pengairan Muara Enim inisial AL juga diboyong KPK. OTT KPK ini terkait proyek yang nilainya mencapai miliaran rupiah. Sementara itu pantauan di kantor dinas PU BM dan Pengairan Muara Enim dan rumah dinas Bupati Muara Enim terlihat sepi.
baca juga: Kecamatan Gencarkan Pengelolaan BUMDes
Sekretaris Daerah Muara Enim, Hasanudin ketika dikonfirmasi mengaku belum mengetahui perihal OTT Bupati oleh KPK.
"Belum tahu, belum ada yang bisa dikonfirmasi," tandasnya. (OL-3)
SIDANG kasus pemblokiran Jalan Pantura dengan terdakwa dua pentolan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto, memasuki babak akhir.
KPK ingatkan artis yang masuk politik untuk belajar tata kelola pemerintahan. Hal ini merespons Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang berdalih tidak tahu hukum karena latarbelakang pedangdut
KPK mengungkap perusahaan milik keluarga Fadia Arafiq mendominasi proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan selama 2025.
KPK menetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sebagai tersangka tunggal kasus korupsi pengadaan barang dan jasa. Fadia ditahan hingga 23 Maret 2026.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel usaha salon, restoran, hingga sejumlah mobil di rumah dinas yang diduga milik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq.
KPK ungkap detail OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terkait dugaan suap pengadaan 'outsourcing' di Pemkab Pekalongan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved