Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MASIH banyak BUMDes yang belum maksimal kinerjanya di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Salah satu penyebabnya adalah minimnya sumber daya manusia. Dari 229 desa di Flores Timur, masih sekitar 70% desa yang belum memaksimalkan peran BUMDes. Untuk mengatasi hal itu, Pemkab Flores Timur melalui kecamatan mulai gencar memberikan motivasi terhadap setiap desa. Seperti dilakukan di Kecamatan Tanjung Bunga yang menggelar temu BUMDes bersama kepala desa.
Camat Tanjung Bunga, Laurensius Nurak Hewen mengatakan minimnya sumber daya manusia ini menyebabkan belum maksimalnya pengelolaan BUMDes.
"Beberapa waktu lalu kami mengadakan pertemuan dengan para kepala desa untuk membahas pengelolaan BUMDes agar bisa meningkatkan ekonomi di desa," kata Laurensius Nurak Hewen, Selasa (3/9).
Dari 16 desa di Kecamatan Tanjung Bunga, hanya tiga desa yang belum memiliki BUMDes. Dalan pertemuan itu sudah disepakati setiap desa semaksimal mungkin mengelola BUMDes agar bisa menjadi roda penggerak ekonomi desa.
baca juga: Pelabuhan Kampung Baru Tetap Hidup
"Desa-desa di wilayah ini baru mulai memberdayakan BUMDes sehingga belum tampak signifikan dari usaha BUMDes. Sehingga kami terus memberikan motivasi dan pendampingan bagi setiap desa agar benar-benar memaksimalkan BUMDees untuk meningkatkan pendapatan di desa," pungkasnya, (OL-3)
Ia menilai pesan utama Prabowo adalah penguatan postur pertahanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap negara.
DEWAN Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar Indonesia) mendesak pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Salah satu dari empat tokoh tersebut berasal dari Indonesia adalah Marine Novita (Co-founder MilikiRumah)
Di tengah upaya pembangunan SDGs, muncul pertanyaan penting mengenai bagaimana sumber daya dapat dimobilisasi untuk menutup kesenjangan pembangunan
Pemilihan Kabupaten Tuban didasari oleh karakteristik wilayah pesisir utara Jawa yang memiliki ketergantungan tinggi pada sektor pertanian dan perikanan.
pemberdayaan desa melalui empat pilar pembangunan berkelanjutan, melibatkan generasi muda, komunitas lokal, dan program Desa Sejahtera
Antusiasme kepala daerah dalam pembentukan Posbankum sangat tinggi.
Pemkab Bekasi mengeklaim telah melakukan pengawasan ketat, mulai dari pengadaan bahan baku hingga proses pengolahan di dapur SPPG.
Penghargaan tertinggi ini diberikan kepada desa-desa yang sukses menyajikan pengalaman autentik sekaligus mendorong pemerataan ekonomi di tingkat lokal.
Kapasitas pemerintah desa dalam mengelola anggaran masih jauh dari standar akuntabilitas yang dibutuhkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved