Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
JAJARAN Reskrim Polres Karawang, Jawa Barat berhasil mengamankan sembilan tersangka pencurian spesialis traktor. Dua di antaranya terpaksa dilumpuhkan polisi dengan timah panas, karena berusaha melawan.
"Jadi ada dua kelompok. Masing-masing kelompok ini empat orang. Dan satunya merupakan seorang penadah," kata Kasatreskrim Polres Karawang AKÂ Bimantoro Kurniawan dalam jumpa pers Operasi Libas Lodaya 2019, Senin (2/9).
Bimantoro menjelaskan para tersangka tersebut di antaranya S, SY, SE dan NR sebagai kelompok pertama. Lalu untuk kelompok ke dua adalah J, P, D dan A. Penadahnya adalah Bango. Mereka merupakan spesialis pencuri traktor untuk wilayah operasi Karawang dan Subang. Dua wilayah itu memang dikenal sebagai daerah pertanian padi.
"Mereka itu mencari traktor-traktor yang disimpan di sawah," katanya.
Pelaku akan beroperasi tengah malam. Dengan membawa mobil pick up, pelaku membawa mesin traktor yang dicurinya di tengah sawah, usai mereka bongkar dari rangkanya. Kemudian hasil curiannya dijual dengan harga Rp3 juta rupiah per unitnya.
"Para tersangka sudah melakukan aksinya sejak 2015," katanya.
baca juga: Besok, DKKP Siap Gelar Tiga Perkara Pemilu
Dalam operasi libas yang digelar selama 10 hari sejak 21 Agustus hingga 31 Agustus 2019, polisi berhasil mengamankan 30 tersangka dari berbagai kejahatan.
"Masing-masing ada 35 TKP. Rata-rata merupakan kejahatan dengan tindak kekerasan dengan hukuman 7 tahun hingga 12 tahun penjara," sambung Kapolres Karawang AKB Nuredy Irwansyah Putra. (OL-3)
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Anak akan mengalami kesulitan dalam meregulasi emosi dan merasa putus asa karena dari stigma negatif dari lingkungannya.
Anak yang kurang mendapat nilai dari keluarga juga memengaruhi mereka dalam meregulasi emosinya saat menghadapi keinginan yang belum terpenuhi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved