Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Asosiasi Pemerintahan Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia (Apkasi), Abdullah Azwar Anas mengatakan persoalan yang dihadapi pemerintah daerah adalah pemasaaran produk-produk secara online. Untuk itu harus ada gebrakan dalam politik ekonomi di daerah-daerah, agar produk daerah bisa laku dan berdampak memajukan perekonomian.
Untuk itu peran kabupaten dan kota dalam memajukan ekonomi daerahnya sangat dibutuhkan.
"Tidak ada cara lain untuk memajukan ekonomi Indonesia, selain memanfaatkan jaringan teknologi yang ada. Terutama di bidang pemasaran secara online. Kami sadar betul bahwa masih banyak pemerintah daerah yang belum maksimal untuk memanfaakat teknologi dalam memasarkan produknya. Apkasi mendorong agar seluruh Pemda memanfaatkan teknologi dalam promosi dan pemasaran, sebab banyak produk yang bagus bagus namun kalah di pemasaran dan promosi melalui teknologi," ujar Anas, disela-sela Rakernas Apkasi di Nusa Dua, Bali, Rabu (21/8).
Saat ini ada 416 kabupaten bertemu di Nusa Dua Bali. Mereka terdiri dari bupati, Sekda, pimpinan OPD yang berkepentingan untuk memajukan ekonomi daerah. Jumlah ini adalah potensi yang sangat besar dibanding dengan asosiasi gubernur seluruh Indonesia yang jumlahnya hanya 34 provinsi.
"Kami memandang forum ini sangat penting dan strategis, terutama untuk merespon berbagai perkembangan baru termasuk setelah Presiden menyampaikan pidato nota keuangan tahun 2020," ujarnya.
Dampaknya, dana transfer akan meningkat, dana beasiswa juga akan meningkat, dana pendidikan meningkat, BPJS meningkat dan sebagainya. Di sisi lain, pengembangan SDM dan pelayanan publik pemerintah pusat di daerah yaitu para bupati dan seluruh OPD belum optimal. Padahal, dukungan anggaran sangat besar, dukungan yang signifikan terimplementasi di APBD semakin besar.
"Apkasi mendorong teman-teman di daerah untuk lebih pro aktif dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, pemanfaatan teknologi informasi yang saat ini sudah berbasis online," ujarnya.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Apkasi akan menandatangi MoU dengan Bukalapak.com. Tujuannya agar semua Pemkab di Indonesia bisa menggunakan Bukalapak dalam memasarkan produknya. Selain itu akan dilakukan pameran Smart Regency dari berbagai Pemda di seluruh Indonesia yang sudah maju. Forum-forum ini adalah upaya-upaya untuk memberikan pelayanan yang yang maksimal berbasis IT yang dikembangkan di daerah-daerah.
Bukalapak telah melakukan pembicaraan dan sekaligus secara teknis telah dilakukan persiapan bersama beberapa kepala dinas yang sudah siap. Bukalapak bersama Apkasi nanti akan mengajarkan bagaimana pemasaran produk lokal yang bisa diakses oleh online.
"Di Banyuwangi misalnya, sudah ada banyuwangi.com. Nah itu sudah bagus sudah jalan tapi ternyata kalau tidak ada promosi produk barang tentu hasilnya tidak maksimal," ujarnya.
baca juga: Mahasiswa Papua Tolak Kedatangan Fadli Zon
Apkasi akan terus mendorong Pemda agar mengganti dengan yang berbasis teknologi informasi. Tujuanya, agar produk-produk unggulan mereka bisa dijual, digunakan, sehingga menjadi cara dari daerah untuk menghadapi tumbuhnya model-model pemasaran baru.
"Karena tidak bisa lagi sekarang kepala daerah bersama dinas UMKM angkut-angkut pameran-pameran pindah sana pindah sini. Kalau tidak dibarengi dengan yang online selain yang offline ini maka kita akan tertinggal jauh," ujarnya. (OL-3)
Bank Indonesia melakukan reformasi pengaturan industri sistem pembayaran, salah satunya Transaksi, Interkoneksi, Kompetensi, Manajemen Risiko, dan Infrastruktur Teknologi Informasi.
Shopee 10 tahun dorong UMKM, brand lokal, dan kreator tumbuh digital
Menko Airlangga menegaskan bahwa sektor digital kini berkedudukan sebagai mesin ketiga (third engine) pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Meski pembayaran nontunai kian dominan, pelaku industri menilai ketersediaan uang tunai tetap menjadi elemen penting.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Pemerintah tengah bersiap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), gelombang pendataan nasional yang menjadi fondasi penting dalam membaca denyut ekonomi Indonesia
Pertumbuhan konsumsi rumah tangga ini diperkuat oleh stimulus pemerintah melalui berbagai penyaluran sejumlah bantuan
PEMERINTAH pusat dan pemerintah daerah memperkuat sinergi kebijakan melalui Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 guna merealisasikan target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.
Kondisi tersebut berubah pada era Presiden Joko Widodo. Pemerintah, kata Purbaya, gencar membangun infrastruktur di berbagai wilayah. N
Ketidakpastian global akibat meningkatnya risiko geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia masih menjadi tantangan utama pada 2026.
Allianz Global Investors (AllianzGI) menilai perekonomian global memasuki 2026 dalam kondisi yang masih tertekan, namun menunjukkan ketahanan yang relatif solid.
GUBERNUR Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan berdasar kajian kondisi perekonomian sepanjang 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 diperkirakan berada pada kisaran 4,7%-5,5%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved