Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
KEBAKARAN hutan dan lahan (Karhutla) di Indonesia masih berlangsung dan semakin meluas. Aksi pembakaran hutan dan lahan ini dapat dikategorikan sebagai aksi terorisme. Hal ini disampaikan LO Satgas Udara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk wilayah Kalimantan Selatan, Kolonel Paskas Mahfud, Selasa (20/8), saat briefing penanganan karhutla di Kalsel.
"Sudah seharusnya kita membuat jera para pembakar hutan dan lahan, baik dari perusahaan maupun oknum masyarakat," tegasnya.
Sebelumnya untuk mencegah karhulta yang semakin meningkat, Pangdam II Sriwijaya telah memerintahkan tembak ditempat para oknum yang terbukti membakar lahan dan hutan. Menurut Mahfud pembakar hutan dan lahan dapat dikategorikan sebagai tindakan teorisme. Sebab aksi tersebut sudah membuat kerugian besar tidak hanya untuk negara namun juga dunia internasional.
Dampak kebakaran hutan dan lahan dapat mengganggu aktifitas kehidupan masyarakat secara menyeluruh, baik dari segi kesehatan, ekonomi dan lingkungan. Ditambahkan Mahfud pihaknya akan menindak tegas para pelaku pembakar hutan dan lahan. Kepala Pelaksana BPBD Kalsel, Wahyuddin berharap satgas penegak hukum agar bertindak tegas terhadap pembakar lahan dan hutan. Sejauh ini di Kalsel ada lima orang tersangka pelaku pembakar hutan dan lahan yang kini ditangani aparat berwajib. Selain itu Satgas Penanggulangan Bencana Karhutla Kalsel juga tengah menyelidiki dugaan keterlibatan perusahaan dalam karhutla.
baca juga: Pengangguran Picu Maraknya Pernikahan Dini
Data Pengendalian dan Operasional BPBD Kalsel mencatat luas karhutla di Kalsel saat ini mencapai lebih dari 1.300 hektar. Saat ini ada empat helikopter water bombing yang dikerahkan untuk membantu upaya penanggulangan karhutla di Kalsel.(OL-3)
SEBANYAK 76 titik panas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terpantau satelit berada di Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Riau sejak 24 hingga 31 Agustus 2025.
Sebagai negara dengan area hutan yang didominasi oleh lahan gambut, komitmen pemerintah dalam melakukan upaya pencegahan dan mitigasi karhutla dinilai masih harus terus ditingkatkan.
Berdasarkan informasi, bibit kelapa sawit yang ditanami telah mencapai seluas 1 hektare (ha) di lokasi karhutla yang menghanguskan sekitar 50 ha lahan gambut.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Jambi selama 10 hari, sejak 10 hingga 19 Agustus 2025.
BNPB mencatat luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi prioritas tahun ini relatif kecil, hanya sekitar 3.000 hektare
Pemerintah Spanyol menambah 500 pemadam kebakaran, menjadi total 1.900 orang untuk mengatasi kebakaran hutan. Korban jiwa bertambah menjadi empat orang.
Uni Eropa mengirimkan dua pesawat pemadam kebakaran ke Spanyol untuk membantu memadamkan kebakaran hutan.
Badan Keamanan dan Situasi Darurat Wilayah Otonomi Madrid menyatakan 180 orang dievakuasi akibat kebakaran hutan tersebut.
Gelombang panas mencapai 44°C melanda Eropa Selatan, memicu kebakaran hutan dan memaksa ribuan orang tinggalkan rumah.
Lebih dari seribu orang dievakuasi di Spanyol akibat kebakaran hutan yang terus meluas.
Kawasan bukit Corbières di Prancis selatan terbakar. Sekitar 8.000 lahan dilalap api, menutup akses jalan tol, dan melukai dua orang.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved