Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali menambah helikopter pengebom air (water bombing), menyusul semakin banyaknya titik api. Dan bertambah luasnya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Selatan. Direktur Penanganan Pengungsi pada Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Jhony Sumbung saat memimpin briefing tim satgas Karhutla dan penyerahan helikopter water bombing, Jumat (16/8) di Lanud Syamsuddin Noor, mengatakan BNPB meminta agar Satgas Karhutla dapat bertindak cepat dalam menangani karhutla.
"Satgas Karhutla harus memiliki sistem informasi dan data sebagai acuan dalam melakukan tindakan," tegasnya.
Jhony meminta satgas jangan membiarkan api membesar. BNPB menambah 1 helikopter water bombing jenis Mi-8 MTv. Menurutnya otoritas di Kalsel hendaknya mencari tempat khusus parkir heli agar bisa leluasa terbang. Sebab selama ini memerlukan waktu 30 menit hingga satu jam untuk bisa terbang, sehingga mempengaruhi kegiatan pemadaman api.
"Selain itu agar kegiatan pemadaman lancar, harus dipikirkan juga lalu lintas helikopter tidak terganggu traffict bandara," ujarnya.
Dengan demikian ada empat helikopter yang dikerahkan untuk membantu upaya penanggulangan karhutla di Kalsel. Kepala BPBD Kalsel, Wahyuddin mengakui kondisi kemarau yang cukup kering ikut mempengaruhi semakin banyaknya titik api muncul di wilayah Kalsel.
baca juga: 16 PerkebunanTerbakar Disegel
"Satgas akan berupaya mengamankan bandara Syamsuddin Noor bebas dari kabut asap," tuturnya.
Berdasarkan data Pusat Pengendalian dan Operasional BPBD Kalsel, menyebutkan luas hutan dan lahan yang terbakar di Kalsel mencapai hampir 1.000 hektar dengan jumlah titik api 90 titik. (OL-3)
SEBANYAK 76 titik panas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terpantau satelit berada di Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Riau sejak 24 hingga 31 Agustus 2025.
Sebagai negara dengan area hutan yang didominasi oleh lahan gambut, komitmen pemerintah dalam melakukan upaya pencegahan dan mitigasi karhutla dinilai masih harus terus ditingkatkan.
Berdasarkan informasi, bibit kelapa sawit yang ditanami telah mencapai seluas 1 hektare (ha) di lokasi karhutla yang menghanguskan sekitar 50 ha lahan gambut.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Jambi selama 10 hari, sejak 10 hingga 19 Agustus 2025.
BNPB mencatat luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi prioritas tahun ini relatif kecil, hanya sekitar 3.000 hektare
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
TIGA daerah di Jawa Timur dalam status siaga darurat kekeringan akibat kemarau yang mulai melanda.
Di beberapa titik seperti Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, kondisi kering telah berlangsung lebih dari lima bulan.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved