Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMKAB dan DPRD Banyumas siap bersama-sama merevitalisasi Sungai Serayu untuk tujuan pariwisata. Ide pengembangan itu setelah pemkab dan DPRD setempat belajar manajemen pengembangan wisata sungai di Kota Banjarmasin. Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Asis Kusumandani mengatakan pihaknya bakal merevitalisasi Sungai Serayu untuk pariwisata.
"Kami belajar ke Banjarmasin sebagai kota wisata sungai. Karena di Banjarmasin ada 36 destinasi wisata sungai yang telah dikembangkan dan telah mendatangkan pendapatan daerah," kata Asis di sela-sela kunjungan di Banjarmasin pada Kamis (8/8). Dijelaskan oleh Asis, sebetulnya sudah ada ide pengembangan wisata Sungai Serayu dengan nama Serayu River Voyage.
"Pengembangan telah dilaksanakan sejak 2010 lalu. Tetapi masih ada kendala terutama izin. Dari Banjarmasin, kami belajar mengenai izin wisata sungai dan saya dengar ada kerja sama dengan balai besar sungai dan pemerintah pusat," ujarnya.
Ia mengatakan salah satu yang dapat dikembangan untuk wisata Sungai Serayu adalah susur sungai dengan perahu hias.
"Arus Sungai Serayu dan pemandangan di sepanjang sungai sangat menarik dan dapat menarik minat wisatawan," jelas dia.
Sementara Wakil Ketua DPRD Banyumas Supangkat mengatakan pihaknya mendukung pengembangan Sungai Serayu sebagai destinasi wisata.
"Setelah mendengarkan paparan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banjarmasin, Banyumas dapat belajar mengenai pengembangan wisata sungai. Banyumas memiliki potensi besar, karena banyak sungai besar. Salah satunya adalah Sungai Serayu yang dapat direvitalisasi untuk wisata sehingga mendatangkan pendapatan asli daerah," lanjut Supangkat.
Sementara saat memaparkan destinasi wisata sungai, Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Khuzaimi menjelaskan Banjarmasin dijuluki sebagai Kota Seribu Sungai karena banyaknya sungai yang mengalir di kota setempat. Banjarmasin mempunyai 102 sungai dengan panjang hingga 185 km.
Khuzaimi mengatakan Banjarmasin memiliki 102 sungai dengan panjang keseluruhan hampir mencapai 185 kilometer sehingga terkenal dengan julukan Kota Seribu Sungai.
"Hingga kini ada 36 destinasi wisata sungai yang telah dikembangkan. Salah satu wisata unggulan adalah susur sungai dengan menggunakan perahu tradisional," kata Khuzaimi.
baca juga: Blanko E-KTP Kosong Sejak Tiga Bulan Lalu
Hampir seluruh wisatawan yang datang ke Banjarmasin berwisata sungai.
"Hampir 90% wisatawan yang datang ke Banjarmasin pasti berwisata ke sungai. Jumlah wisatawan susur sungai pada 2017 hampir mencapai 684 ribu. Pendapatan waktu itu mencapai Rp65 miliar dan meningkat pada 2018 mencapai Rp75 miliar. Kami akan terus mengembangkan wisata sungai untuk meningkatkan pendapatan daerah," tambahnya. (OL-3)
Malaysia raih 42,2 juta wisman di 2025, sementara Indonesia lampaui target dengan 15,3 juta kunjungan. Simak perbandingan strategi pariwisata kedua negara di sini.
Bosan dengan Bali? Temukan 7 destinasi WFA terbaik di Indonesia tahun 2026. Panduan lengkap infrastruktur internet, biaya hidup, dan komunitas digital nomad.
Minat wisatawan Indonesia terhadap perjalanan internasional dengan pengalaman yang lebih personal dan bermakna terus menunjukkan peningkatan.
Capaian ini sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir dari tahun ke tahun.
Berbagai proyek pariwisata dinilai merusak Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Gunungsewu, bertentangan dengan prinsip perlindungan kawasan karst.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved