Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM mempersiapkan Kalimantan Tengah menjadi ibukota negara, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengatakan sebaiknya mulai sekarang dimulai membangun peternakan sapi dalam skala besar.
Hal itu dikemukakan Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran saat melantik pengurus DPP Himpunan Warga Katingan Indonesia di Palangkaraya, Sabtu (13/7).
"Siapa tahu Kalteng ditunjuk jadi ibukota kita sudah siap untuk memenuhi daging sapi untuk 10-15 tahun ke depan," ujarnya dihadapan para peserta.
Sugianto kemudian membeberkan skema yang hendak dilakukan. Ia ingin di masa mendatang sapi yang dikembangkan jumlahnya berkisar 10-30 ribu ekor dan luas areal yang dibutuhkan mencapai 10-20 ribu hektare tersebar di Kabupaten Katingan, Gunung Mas dan Palangka Raya.
"Ini kerja besar dan butuh sinergitas antara provinsi dan kabupaten. Nanti sapinya kita provinsi yang siapkan dan kabupaten menyiapkan areal dan kelengkapanya," kata Sugianto Sabran
Untuk diketahui, saat kunjungan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu di Kabupaten Gunung Mas, Kalteng menyodorkan tiga kabupaten yang dipersiapkan sebagai areal calon ibukota Indonesia mendatang. Ketiga kabupaten itu yaitu Gunung Mas, Katingan dan Kota Palangka Raya dengan luas areal yang sudah dipersiapkan luasnya mencapai 500 ribu ha. Ditambahkanya, selain sebagai tempat peternakan, areal itu juga bisa dijadikan lokasi agro wisata yang di dalamnya tertanam berbagai buah dan tanaman Kalteng.
baca juga: Bali Berinovasi Wisata Lewat Kelompok Sadar Wisata
"Kita ingin membuat agro wisata seperti Mekar Sari (Bogor) namun yang di Kalteng ini adalah tumbuhan dan buah khas Kalimantan," ujarnya.
(OL-3)
Gejolak harga bahan baku pakan kerap menjadi tantangan utama bagi keberlangsungan usaha peternakan di Indonesia.
Kolin merupakan nutrisi esensial yang berperan langsung dalam pengaturan suasana hati, daya pikir, dan emosi.
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga sapi hidup di tingkat peternak tetap terkendali menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memperkuat pengembangan lahan pertanian di dataran tinggi indonesia yang memiliki potensi mencapai 5,51 juta hektar.
Kementan menegaskan fokus utamanya saat ini yaitu membenahi sektor hulu atau perbibitan (breeding) sebagai langkah strategis untuk menekan ketergantungan impor daging.
Ia juga menekankan pentingnya Pusvetma memperluas kemitraan dengan akademisi dan perguruan tinggi untuk mempercepat inovasi riset dan produksi vaksin hewan.
Sudaryono menegaskan harga sapi di kandang peternak saat ini terpantau masih berada di bawah batas acuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Kontes Ternak dan Bursa Sapi Potong di Rumah Potong Hewan (RPH) Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Sapi yang dirawat dengan baik akan tumbuh menjadi besar hingga beratnya bisa mencapai 500 kilogram. Ukuran itu dapat memproduksi banyak daging.
Emilia Achmadi, seorang ahli Gizi Olahraga yang merupakan lulusan Universitas Oklahoma, mengungkapkan bahwa kualitas daging sapi lokal dan impor dapat berbeda.
pengorbanan juga bisa dilakukan di lingkup yang paling kecil mulai dari level keluarga bahkan hingga rela berkorban demi bangsa dan negara.
Stok hewan kurban di Sulsel sangat mencukupi tahun ini, dengan ketersediaan sapi, kerbau, dan kambing jauh melebihi kebutuhan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved