Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SUDAH hampir tiga bulan warga Kampung Cibenda, Desa Parungmulya, Kecamatan Ciampel, Karawang, Jawa Barat kekurangan air bersih akibat kekeringan. Mereka kini mengandalkan air dari Sungai Cikirinjing yang kini juga terus surut volume airnya. Mereka membuat puluhan sumur-sumur kecil di tengah sungai Cikirinjing yang mengering untuk mendapatkan sumber air bersih. Cukup dengan menggali tanah berpasir sedalam 40 sentimeter.
"Kalau kondisi seperti ini memang setiap tahun," ungkap Acih,60, warga setempat kepada Media Indonesia, Rabu (3/7).
Miris memang, Kampung Cibenda terletak tepat di belakang Kawasan Industri Mitra Karawang (KIM). Selama ini tidak pernah ada bantuan atau pun solusi dari pemerintah dalam menghadapi kekeringan.
"Mau pemerintah atau perusahaan itu tidak pernah ada memberikan bantuan. Padahal kondisi sudah bertahun-tahun. Kami berharap ada bantuan air bersih yang berkelanjutan," katanya.
baca juga: Panas Ekstrem Ancam Jemaah Haji
Cara terbaik warga adalah dengan membuat sumur-sumur di tengah sungai. Kendati demikian, sumber air yang digali di tengah sungai tersebut begitu jernih.
"Cara ini saja yang bisa kami lakukan untuk mencari sumber air bersih," katanya. (OL-3)
MEMASUKI musim kemarau, suhu udara yang panas membuat banyak orang mengandalkan pendingin ruangan agar aktivitas di rumah tetap nyaman.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa musim kemarau akan lebih lama, sekaligus memiliki intensitas hujan lebih rendah dibandingkan rata-rata.
BMKG memprediksi musim kemarau di NTB mulai April 2026 akan lebih kering dari biasanya. Simak wilayah terdampak dan imbauan resminya di sini.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved