Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Kesehatan Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah menyatakan bahwa keracunan massal usai berbuka puasa di Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak beberapa waktu lalu, disebabkan adanya bakteri Salmonella dan kokus di dalam makanan.
Temuan bakteri itu setelah dari hasil pengambilan sampel makanan yang menjadi sumber keracunan di antaranya nasi, kurma, telur, sambal merah, dan kue roti gepeng yang diuji laboratorium di Balai Teknik Kesehatan Lapangan (BTKL) Banjar Baru, Kalimantan Selatan dan BPOM Palangka Raya.
"Dari hasil pemeriksaan di BTKL Banjar Baru dan BPOM di Palangka Raya, yang kami dapatkan sementara dari semua sampel positif mengandung bakteri Salmonella. Sedangkan untuk telur sambal merah positif bakteri Kokus," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kapuas Raison di Kuala Kapuas, Rabu (29/5).
Sementara itu, Dirut RSUD Kapuas dr Agus Waluyo menambahkan, hari ini sudah memasuki hari keenam kejadian luar biasa (KLB) keracunan massal. Jumlah pasien yang keracunan makanan hingga hari ini, Rabu (29/5) berjumlah 308 orang.
baca juga: Wilder Umumkan Tarung Ulang Melawan Ortiz
"Tapi ada pasien yang sudah pulang. Jadi jumlah pasien yang masih dirawat ada 291 orang," kata Dirut RSUD Kapuas, dr Agus Waluyo.
Dari ratusan pasien, satu orang di antaranya harus dirawat di ICU.
"Kondisi pasien sudah membaik dan bisa berkomunikasi. Pasien itu masih membutuhkan perawatan secara intensif. Mudah-mudahan hari ini pasien tersebut bisa dirawat di ruangan biasa," harap Agus Waluyo. (OL-3)
PENELITI Universitas Airlangga, Suryani Dyah Astuti dan Sari Luthfiyah, melakukan uji coba terhadap ekstrak kulit buah manggis
Ilmuwan Aarhus University menemukan dua asam amino penentu yang membuat tanaman membuka pintu bagi bakteri pengikat nitrogen.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Susu sapi yang baru diperah sangat mudah terkontaminasi bakteri dari lingkungan, alat pemerahan, kotoran hewan, atau petugas yang memerah.
Selama miliaran tahun pertama, atmosfer di Bumi hampir tanpa oksigen. Padahal, makhluk penghasil oksigen telah hidup di lautan purba.
SPPG Kepri menghentikan sementara operasional dua dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karimun setelah hasil uji laboratorium menunjukkan adanya kontaminasi bakteri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved