Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly akan memberikan sanksi tegas bagi seluruh jajaran pengelola Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Narkotika Klas III Langkat, Sumatera Utara,
Sanksi yang diberikan kepada Kepala Lapas hingga sipir itu merupakan tindak lanjut dari kerusuhan yang terjadi di Lapas tersebut Kamis (16/5) malam.
Sanksi dijatuhkan setelah Yasonna meninjau langsung Lapas Langkat, Sabtu (18/5). Sebelumnya, ia juga telah memanggil seluruh unsur pengelola Lapas untuk mendapatkan latar belakang kejadian.
Usai meninjau Lapas, Yasonna mengungkapkan telah terjadi kekerasan terhadap warga binaan Lapas Langkat yang kemudian menyulut emosi warga binaan lain, sehingga menimbulkan kerusuhan.
Meskipun kekerasan itu dilakukan pengelola lapas untuk menindak lanjuti temuan narkoba, tetapi Yasonna mengakui tidak bisa membenarkan tindakan kekerasan tersebut.
Baca juga : 51 Napi Lapas Langkat masih Buron
"Memang ditemukan narkoba dan itu harus ditindak lanjuti, itu benar. Yang tidak benar adalah perbuatan eksesif untuk memaksa siapa saja di dalam sampai mengakibatkan penganiayaan yang dilihat oleh warga binaan dan menimbulkan emosi yang sangat mendalam," kata Menkumham..
Penyebab kerusuhan di Lapas Langkat ini pun dinilainya mirip dengan apa yang yang terjadi di Rutan Kelas IIB, Siak, Riau, belum lama ini.
Selain kekerasan, terdapat pula masalah laten lain yang selama ini berlangsung di Lapas Langkat, termasuk merajalelanya praktik pungutan liat (pungli).
"Saya sudah dengar tadi, pungli dan lain-lain, bukan hanya Kalapas, semua yang ada di sini, semua diangkat. Mereka berbahaya kalau masih di sini, penyakit," tegas Yasonna.
Narkoba, lanjut dia, malah diperdagangkan di Lapas Langkat dan sejak lama Kemenkum HAM sudah memerintahkan untuk dilakukan pembersihan.
"Tapi kalau mental pegawainya sudah begini rusak, kita harus keras. Dari dulu sebenarnya kami sudah keras tapi masih saja berulang," imbuhnya.
Selain itu, dia pastikan bahwa semua masalah pengelolaan yang terjadi di Lapas Langkat akan dibenahi secara bertahap, seperti harga koperasi, harga air dan sebagainya.
Begitu juga dengan sistem informasi remisi. Sebenarnya, kata Yasonna, sistem online sudah berjalan, hanya saja perlu diperhatikan agar sistem itu dijalankan dari Lapas Langkat.
"Harus secara online, jangan lagi diantar-antar," ujarnya.
Mengenai tindakan-tindakan anarkis warga binaan, diungkapkannya bahwa sekarang sedang dilakukan penyelidikan. Siapa saja yang melakukan pembakaran dan sebagainya.
Kerusakan-kerusakan yang terjadi di Lapas Langkat pun dia katakan akan diperbaiki sesegera mungkin.(OL-8)
Amerika Serikat mewajibkan calon tentara setidaknya memiliki kartu izin tinggal permanen (Green Card) atau telah menjadi warga negara AS (US Citizen).
DJKI Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) melakukan Ekspos dan Pemusnahan Barang Bukti Hasil Penanganan Pelanggaran Kekayaan Intelektual.
DJKI dan Uni Eropa melalui EUIPO gelar workshop bahas tantangan penegakan hukum kekayaan intelektual di pasar fisik dan daring untuk wujudkan perdagangan sehat.
DJKI Kemenkumham rekomendasikan 41 situs ditutup karena terbukti langgar hak cipta. Langkah ini perkuat perlindungan karya kreatif di ranah digital.
Pemerintah Indonesia ajukan proposal hukum internasional ke WIPO untuk tata kelola royalti dan publisher right demi ekosistem musik dan media yang lebih adil.
Baleg DPR RI bersama Kemenkumham dan PPUU DPD RI menetapkan Prolegnas Prioritas 2025–2026 dengan total 67 RUU.
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
Dalam disertasinya yang berjudul Konfigurasi Resiprokal Determinan, Pencegahan, dan Penanganan Kerusuhan pada Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara di Indonesia.
Meskipun diterjang bencana alam, Lapas Sibolga memastikan seluruh proses pengamanan berjalan baik.
PRODUKSI berbagai macam produk berbasis serabut kelapa di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Jawa Barat menunjukkan capaian signifikan.
Banjir setinggi kurang lebih 50 cm masih menggenangi lingkungan lapas dan rutan di Sumatra Utara.
Saat ini terdapat sekitar 250.000 hingga 280.000 warga binaan di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sekitar 20 persen telah terlibat dalam berbagai program kerja produktif di lapas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved