Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI NasDem mengimbangi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan mengalahkan Partai Gerindra dalam perolehan suara di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Di mana, NasDem dan PKB sama-sama meraih delapan kursi DPRD Kabupaten Jember.
Padahal pada Pemilu 2014, NasDem hanya lima kursi. "Ada dua partai yang mendapatkan kursi tertinggi sebanyak delapan kursi di DPRD Jember, yakni PKB dan NasDem. Disusul Partai Gerindra dan PDIP yang masing-masing mendapatkan 7 kursi," kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember Habib M Rohan di Surabaya, Senin (6/5).
Sedangkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendapatkan 6 kursi, PPP (5 kursi), Partai Golkar, Partai Perindo, Partai Demokrat, dan PAN (2 kursi), dan Partai Berkarya (1 kursi).
"Ada dua partai baru yang mendapatkan kursi di DPRD Jember yakni Partai Perindo dan Partai Berkarya. Sedangkan Partai Hanura yang pada Pemilu 2014 mendapatkan tiga kursi, kini tidak mendapatkan kursi," ungkapnya.
Baca juga: NasDem Borong Kursi DPRD Sibolga
Pada periode 2014-2019, Partai Gerindra mendapatkan sebanyak 9 kursi, PKB sebanyak 8 kursi, PDIP sebanyak 7 kursi, Partai NasDem mendapatkan 5 kursi, PKS sebanyak 6 kursi, Partai Golkar mendapat 5 kursi, PPP sebanyak 3 kursi, Hanura 3 kursi, PAN dan PPP masing-masing 2 kursi.
"Dalam waktu dekat kami juga akan lakukan koordinasi terkait nama-nama legislator di yang lolos ke dewan," katanya. (X-15)
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved