Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin berjanji pihaknya selalu konsisten mengalokasikan besaran anggaran pendidikan lebih dari 20% dari APBD. Kedua, seluruh guru dilindungi, didorong dan dibiayai demi meningkatkan kualitas ajar.
"Tujuannya, peserta didik dan tenaga didik yang berkualitas dan maju. Kemampuan SDM harus ditingkatkan. Sejak 2002 hingga sekarang Pemerintah Musi Banyuasin dikenal sebagai pelopor sekolah gratis di Indonesia," kata Dodi di sela-sela Peringatan Hardiknas di Musi Banyuasin, Kamis (2/5).
Pada 2019 ini, Pemkab Musi Banyuasin (Muba) telah memberangkatkan guru dan murid untuk belajar ke Australia sebagai upaya meningkatkan kemampuan guru dan murid. Harapannya ilmu yang didapat dari Australia dapat diwariskan ke anak murid di Muba.
Selain itu, untuk menjamin keamanan dan kenyamanan guru dilakukan MoU dengan Polres Muba. "Kami ingin profesi guru benar-benar mendapatkan perlindungan dan dilindungi. Polres Muba kita gandeng untuk memberikan pendampingan bagi guru dalam pelaksanaan tugasnya. Dengan harapan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan yang dapat melanggar hukum," tuturnya.
baca juga: Urgensi Kesejahteraan Guru dalam Mendorong Karya Pendidikan
Di sisi kesejahteraan guru, Dodi mengalokasikan kenaikan honor guru di APBD 2019. "Honor guru K2 pada 2019 menjadi Rp1,8 juta dari sebelumnya Rp1 juta. Bagi guru tidak tetap (GTT) menjadi Rp1,5 juta dari sebelumnya Rp1 juta. Saya tegaskan mulai 2019 seluruh guru termasuk guru kategori K2 dan GTT honornya naik 80%. Bisa saja gaji guru honorer setara dengan UMR regional meski di daerah lain masih dibawah kita. Kita maunya melompat cepat, kita harus lebih," kata dia.
Agar kualitas guru terjaga, Dodi punya rencana jitu. Pihaknya sudah ancang-ancang membuka program pusat belajar guru yang terkoneksi di
tingkat nasional maupun internasional. "Peringatan Hardiknas jangan lagi seremonial. Guru akan diukur dari kinerjanya agar terus meningkatkan skill dan mutu terbaik. Kita kasih reward bagi penyandang grade nilai paling tinggi," tegasnya.
Kepala Disdikbud Muba Musni Wijaya membeberkan kerjasama yang sudah dijalin dengan Program Sampoerna Foundation (PSF) selama ini. Bentuknya adalah program beasiswa. Tercatat ada dua alumni yang lolos dan berhak mendapat beasiswa senilai Rp2 miliar. Keduanya berhak ikut program kuliah gratis di Sampoerna University sekaligus Arizona University selama 4 tahun. (OL-3)
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
Teddy menjelaskan bahwa program MBG justru dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan bahwa pendidikan Pancasila harus menjadi arus utama dalam pembentukan karakter generasi muda
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, meminta publik untuk bersikap jernih dan jujur dalam membaca struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
BELAKANGAN ini, ruang media sosial diramaikan perbincangan mengenai istilah 'bahasa ibu' yang memantik refleksi publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved