Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir meminta isu people power tidak dianggap serius. Narasi politik seperti itu, kata Soetrisno, harus kembali pada akal sehat masing-masing individu sebagai dinamika sistem politik.
Ia menganggap lontaran pergerakan massa atau people power yang disampaikan Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni 212 Amien Rais, merupakan hal biasa.
"Ini semuanya proses politik lima tahunan. Kita sudah mengalami 2014 seperti apa. Jangan terlalu dianggap serius. Nanti kembali kepada akal sehat masing-masing," tegas Soetrisno Bachir kepada wartawan di Pesantren Annur 1 Bululawang, Malang, Jawa Timur, Sabtu (27/4) malam.
Sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional nonaktif, Soetrisno mengetahui kiprah para politisi PAN namun enggan mengungkapkan sepak terjang mereka.
"Saya sudah tidak aktif di PAN. Soal politik, saya baca di koran. Karena saya pernah menjadi ketua partai, saya bisa membaca kondisi politik khususnya PAN. Bagaimana saya membaca, itu rahasia," katanya.
Baca juga: Sinergi KEIN-Pesantren untuk Cetak Santri Jadi Pengusaha
Soetrisno menegaskan, selama proses Pemilu 2019 ada dua kubu pendukung 01 dan 02 baik masyarakat maupun pesantren-pesantren. Ia pun menganggap narasi politik sebagai dinamika sistem politik yang lumrah dan biasa.
"Itusesuatu hal biasa dalam politik. Saya tahu kira-kira jalan pikiran para politisi, khususnya PAN. Tapi, walaupun mengerti arah politik PAN, saya tidak mau bicara mengenai masalah PAN," tuturnya sembari mengatakan lebih fokus pada tugas-tugas sebagai Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN).
Sebagai Ketua KEIN, ia gencar menguatkan sumber daya manusia di pesantren-pesantren agar berkompeten dan memiliki daya saing di pasar global. Potensi kewirausahaan pesantren yang semula melambat, sekarang akan dipacu tumbuh sebagai kekuatan ekonomi nasional.
"Saya bersyukur kita bisa melaksanakan Pemilihan Umum 2019 secara damai. Kini saatnya melanjutkan kerja-kerja pembangunan, mewujudkan Indonesia yang maju," pungkasnya.
Selepas hajatan pemilu, semua pilar harus bersatu padu membangun negeri. Mengenai adanya perbedaan pandangan tentang hasil Pemilu 2019, semua pihak diminta mengikuti prosedur sesuai dengan mekanisme konstitusional.(OL-5)
PT AXA Mandiri Financial Services menyalurkan lebih dari Rp250 juta surplus underwriting asuransi syariah tahun buku 2024 kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
PRESIDEN Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar pertemuan dengan puluhan pimpinan organisasi Islam dan tokoh pondok pesantren dari berbagai daerah pada hari ini.
Saat bencana terjadi, beberapa ruang kelas hingga masjid digunakan sebagai posko logistik dan lokasi pemulasaraan jenazah korban longsor.
MANTAN Wakil Presiden (Wapres) RI Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma'ruf Amin menekankan peran penting pesantren sebagai 'pabrik kyai' yang menyiapkan dan mencetak santri menjadi kyai serta ulama.
Alumni Gontor 2006 menjalankan program Minhat Yatama, yaitu pengumpulan donasi rutin setiap bulan untuk membantu anak-anak yatim dari keluarga teman satu angkatan.
ASOSIASI Ma’had Aly Indonesia (AMALI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana di bawah kepengurusan masa khidmat 2026–2030 di Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved