Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

Denpasar Masuk Daftar Kota Tersehat di Asia Tenggara

Arnoldus Dhae
09/4/2019 16:15
Denpasar Masuk Daftar Kota Tersehat di Asia Tenggara
Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai(Ist)

KOTA Denpasar kembali menjadi nominasi kota tersehat di Asia. Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra saat dikonfirmasi mengenai capaian ibu kota Bali itu sebagai kota tersehat nomor tiga di Asia Tenggara mengatakan, selama ini semua pembangunan dilakukan secara menyeluruh dan berimbang.

Pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, kehidupan sosial masyarakat dilakukan pembangunan sesuai mekanisme yang ada. Kemudian penilaian itu datang dan Denpasar dinilai sebagai salah satu kota tersehat di Asia Tenggara.

Menurut Rai Mantra, capaian Denpasar sebagai kota tersehat bukan pertama kalinya. Sebelumnya Denpasar sukses masuk dalam 10 Kota Sehat Dunia.  Kini Denpasar kembali menyabet prestasi multinasional dengan meraih posisi tiga besar Kota Sehat Se-Asia Tenggara versi Trevel Supermarket.

Secara berurutan Kota Sehat Se-ASEAN dari posisi 1 hingga 15 yakni Chiang Mai (61,87), Pattaya (47,66), Denpasar (24,69), Johor Baru (19,92) Jakarta (18,56), Bangkok (17,56), Kuala Lumpur (16,65), Phuket (15,37), Singapore (14,29), Hi Cgi Minh City (13,35), Penang (11,01), Ha Long (6,95), Phnom Peh (5,87), Hanoi (4,73), dan Siem Reap (0,89).

"Denpasar menjadi peringkat ketiga Kota Sehat se-Asia Tenggara versi Trevel Supermarket. Surveinya sangat independen, dengan berbagai kriteria yang ketat,” ujar Rai Mantra, Selasa (9/4).

Rai Mantra mengatakan, predikat tersebut juga tak lepas dari komitmen Pemkot dalam menyediakan fasilitas umum dan fasilitas sosial yang ramah serta terjaga kesehatannya. Fasum dan Fasos tersebut yang identik digunakan oleh masyarakat untuk kebugaran serta olahraga.

Selain itu, pola hidup masyarakat yang juga turut andil dalam menjaga kebersihan menjadi elemen penting dalam mewujudkan Kota Sehat ini. “Sebelumnya Denpasar juga sudah masuk dalam 10 besar Kota Sehat Dunia, dan kini se-Asia Tenggara. Kami mengucapkan terimakasih kepada semua elemen di Kota Denpasar yang sudah ikut andil dalam mencipakan Kota Denpasar yang sehat,” jelas Rai Mantra.

Kadis Kesehatan Kota Denpasar Luh Putu Sri Armini didampingi Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai menambahkan, dalam menentukan pemeringkatan ini Travel Supermarket memanfaatkan beragam sumber data, seperti kelompok peneliti pasar Euromonitor International, Trip Advisor, Yelp, hingga World Weather and Climate.

Baca juga: AIPA Perkukuh Kerja Sama di ASEAN

Travel Supermarket juga memiliki beberapa aspek penilaian sebagai tolak ukur kesehatan dalam sebuah kota. Beberapa aspek yang menjadi penilaian adalah jumlah taman atau ruang terbuka hijau, gym, dan pusat kebugaran.

Selain itu, Travel Supermarket menilai, jumlah spa, studio yoga, dan studio pilates yang terdapat pada kota tersebut. Makanan juga menjadi aspek penilaian penting dalam menyusun daftar 10 kota tersehat di dunia ini.

Terkait makanan, Travel Supermarket menilai berapa banyak toko makanan sehat dan restoran dengan opsi vegan di tiap kota. Travel Supermarket lalu membandingkan data tersebut dengan luas kota untuk mengetahui angka densitas per kilometer persegi. Tim analis juga memperhitungkan jumlah paparan matahari per tahun dan rerata harga untuk menginap di hotel.

"Denpasar memiliki sejumlah ruang terbuka yang bisa dimanfaatkan warga untuk beraktifitas. Baik untuk yoga, olah raga dan rekreasi keluarga," kata Dewa Rai.

Kota Denpasar juga telah melakukan penataan sungai, taman, serta menerbitkan Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 36 Tahun 2018 untuk membatasi penggunaan kantong plastik di supermarket dan pusat perbelanjaan.

"Penghargaan ini tentu bukan semata-mata karena kerja pemerintah, tapi yang paling penting adalah partisipasi publik dalam mewujudkan Denpasar sebagai Kota sehat," kata Dewa Rai. (OL-7)

Arnoldus Dhae



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik