Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Ma'ruf Amin Gelar Dialog Bersama Pesantren Se-Priangan Timur

Kristiadi
04/4/2019 16:45
Ma'ruf Amin Gelar Dialog Bersama Pesantren Se-Priangan Timur
Calon wakil presiden nomor urut 01 KH Ma(MI/Kristiadi)

CALON Wakil Presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin menggelar acara Dialog Bersama Pesantren Se-Priangan Timur di Garut, Jawa Barat, Kamis (4/4). Selain menggelar dialog bersama, dilakukan juga acara Penyerahan Akta Yayasan Pesantren dan Masjid.

Acara itu diselenggarakan oleh Relawan Jokowi Deui (RJD) dan konsolidator relawan Kiai Ma'ruf, Master C19 Portal KMA.

Dalam tausiyahnya, Kiai Ma'ruf membuka dengan memberi salam kepada para kyai, tokoh masyarakat, santri, dan warga sekitar. Pada kesempatan itu, Kiai Ma'ruf Amin mengajak semua yang hadir untuk melawan hoaks. Karena hoaks, menurutnya, merupakan perbuatan mungkar yang harus dilawan.

"Karena hoaks itu mungkar, maka melawan hoaks adalah melawan kemungkaran," kata Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia itua.

Salah satu cara melawan hoaks, kata dia, ialah dengan mengoptimalkan peran-peran pesantren yang ada di Indonesia.

Sebab, pesantren tempat mencetak orang-orang yang ahli dalam ilmu agama dan menelurkan generasi perubahan bagi bangsa.

"Saya kira pesantren harus mengambil peran lebih besar sekarang ini. Karena tugas pesantren itu adalah menyiapkan orang-orang yang paham agama dan mencetak tokoh perbaikan, tokoh perubahan," kata Kiai Ma'ruf menjelaskan.

 

Baca juga: Bawaslu Babel Tegur Anak-Anak Berkaos Prabowo di Acara Kampanye

 

Senada dengan hal itu, putra dari Kiai Ma'ruf, Ahmad Syauqi yang juga biasa disapa Gus Syauqi, juga sangat mengkhawatirkan perkembangan hoaks yang begitu masif di tengah masyarakat.

Apalagi, berita hoaks ini kian menjalar ke semua lapis masyarakat, tidak hanya anak muda juga orang dewasa bahkan orangtua. Yang lebih mengherankan lagi, kata dia, kaum terdidik juga ikut-ikutan terkena hoaks.

"Perkembangan hoaks saat ini cukup mengkhawatirkan kita semua. Korbannya tidak hanya anak-anak muda, dan orang dewasa, tapi juga orangtua. Selain itu, kaum terdididik juga ikut-ikutan termakan hoaks. Dan ini fakta," kata Gus Syauqi.

Ia pun mengimbau kepada semua pihak untuk terlebih dahulu mengklarifikasi berita atau kabar yang berkembang luas baik di masyarakat maupun di media sosial.

Ketua Dewan Pembina Master C19 Portal KMA ini menyatakan, pihaknya akan selalu konsisten melawan hoaks.

"Hoaks harus dilawan. Apalagi tadi Abah (sapaannya untuk Kiai Ma'ruf) sudah menyebut hoaks adalah kemungkaran yang harus diperangi bersama-sama," kata putra kelima Kiai Ma'ruf itu. (RO/OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya