Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) memastikan revitalisasi dua pasar tradisional pada 2019. Alokasi anggaran diambilkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan APBD Banyumas 2019 dengan nilai total Rp3 miliar.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Banyumas Yuniyanto mengatakan dua pasar yang bakal direvitalisasi adalah Pasar Proliman di Karangpucung, Kecamatan Purwokerto Selatan dan Pasar Kemukusan di Kecamatan Sumbang.
"Alokasi anggaran untuk revitalisasi kedua pasar senilai Rp3 miliar. Selain melakukan revitalisasi pasar, kami juga melakukan pemeliharaan dan perbaikan Pasar Wangon dengan alokasi Rp1,8 miliar. Pemeliharaan dilakukan, karena pada saat hujan,kerap terjadi genangan air karena tersumbatnya drainase dan atapnya banyak yang bocor," ujar Yuniyanto, Rabu (27/3).
Baca juga: Presiden: Pasar Badung Salah Satu Pasar Heritage Terbaik
Ia menambahkan di Banyumas terdapat sekitar 40 pasar desa yang dikelola oleh pemerintah desa (pemdes), sedangkan 25 pasar lainnya dikelola Dinperindag Banyumas. Ada dua pasar yang dikelola oleh Perusda Pasar Satria.
"Secara bertahap, pasar-pasar bakal direvitalisasi. Di Banyumas, pasar yang telah rampung direvitalisasi adalah Pasar Manis Purwokerto, Pasar Kembaran, dan Pasar Jatilawang," katanya.
Yuniyanto mengatakan salah satu pasar berprestasi di Banyumas adalah Pasar Manis yang memperoleh penghargaan dalam kategori Pengelola Pasar Terbaik I tingkat Nasional. Bahkan, pasar setempat juga telah berstandar nasional dengan mendapatkan SNI. (OL-3)
GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghadirkan langsung pimpinan KPK untuk memberikan arahan dan pembekalan kepada para kepala daerah dan DPRD di wilayahnya.
Akan tetapi, katanya, mulai Kamis ini, kondisi atmosfer menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan yang berpotensi memicu hujan di wilayah Cilacap dan sekitarnya.
SEJUMLAH pemudik Lebaran 2026 yang pulang ke Jawa Tengah (Jateng) mengaku merasakan hasil geliat pembangunan yang ada di provinsi ini.
KAPOLDA Jawa Tengah (Jateng), Ribut Hari Wibowo, memastikan situasi keamanan dan ketertiban selama libur Lebaran 2026 di wilayahnya hingga saat ini terpantau aman dan kondusif.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
Dishub Jateng membuka posko mudik terpadu yang memantau arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui CCTV 24 jam di titik rawan macet.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved