Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta menyebutkan keberadaan siklon tropis Veronika di Samudra Hindia diperkirakan memengaruhi kondisi cuaca di Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Hasil pantauan BMKG Staklim Yogyakarta ada siklon baru yang bernama TC Veronika yang muncul di sebelah barat Australia atau di Samudra Hindia selatan Bali. Siklon ini diprediksi akan berpengaruh terhadap cuaca di DIY," kata Kepala Kelompok Data dan Informasi Stasiun Klimatologi (Staklim) BMKG Yogyakarta, Djoko Budono, di Yogyakarta, Rabu (20/3).
Dia mengatakan, Siklon Veronika muncul setelah Siklon Savana mulai punah dan tidak terlalu berpengaruh lagi terhadap cuaca di DIY. Siklon Savana yang berada di Samudra Hindia memicu hujan deras di Yogyakarta pada Minggu (17/3) sehingga mengakibatkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor, di beberapa tempat di daerah itu.
"Siklon Savana saat ini sudah punah dan hanya berupa tekanan rendah saja," kata dia.
Djoko mengatakan, munculnya Siklon Veronika memicu terbentuknya 'through' atau palung tekanan rendah di selatan Jawa. Hal itu berpotensi hujan deras, terutama di bagian selatan Yogyakarta.
Selain itu, siklon tersebut juga membentuk area konvergensi atau pertemuan angin sehingga dapat memucu pembentukan awan-awan hujan di sejumlah wilayah di DIY.
"Hasil pantauan lainnya berupa menghangatnya suhu permukaan laut di perairan selatan Yogyakarta dengan suhu laut mencapai 28-30 derajat Celcius," kata dia.
Baca juga: Guyuran Abu Vulkanis Gunung Bromo makin Parah
Melihat kondisi cuaca tersebut, menurut Djoko, untuk sebagian besar wilayah DIY diperkirakan masih akan diguyur hujan sedang hingga deras selama 2-3 hari ke depan serta dapat disertai angin kencang dan petir.
"Untuk itu masyarakat agar selalu mewaspadai munculnya cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang," kata dia.
Sementara itu, setelah tiga hari pencarian, tim gabungan relawan berhasil menemukan dua korban akibat tanah longsor di Dusun Kedungbuweng, Wukirsari, Imogiri, Bantul. Kedua korban telah meninggal dunia, yaitu Rufi Kusuma Putri, 9, dan Eko Supratmi, 45.
Kedua korban telah berhasil dievakuasi sekitar pukul 15.00 dan 15.50 WIB. Keduanya telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk diidentifikasi.
Kepala Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalop) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Danang Samsurizal mengatakan, dengan demikian ada lima korban meninggal akibat bencana hidrometeorogi pada Minggu (17/3).
Korban meninggal:
1. Painem /P/70 th Numpukan, Karangtengah, Imogiri, Bantul
2. Siswosudarsono (Kiat) /L/56 th Nogosari 2 RT 02 Selopamioro, Imogiri, Bantul
3. Sudiatmojo /P/80 th Kedungbuweng, Wukirsari, Imogiri, Bantul.
4. Rufi Kusuma Putri /P/9 th Kedungbuweng, Wukirsari, Imogiri, Bantul
5. Eko Supatmi /P/45 th Kedungbuweng, Wukirsari, Imogiri, Bantul. (Ant/OL-1)
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Bencana banjir dipicu cuaca ekstrem di Kudus dan Patimeluas, di Kabupaten Kudus merendam 8 desa di 4 kecamatan dan Kabupaten Pati merendam dan 59 desa di 15 kecamatan
Pada 1 hingga 25 Januari 2026 telah terjadi sebanyak 58 kejadian bencana di Kabupaten Majalengka dengan 2.253 warga dan 716 rumah yang terdampak.
Total nilai bantuan sebesar Rp295.499.850 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pada hari ketiga, petugas kembali menemukan sembilan body pack yang diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat.
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang mengguyur wilayah Bandung Barat selama dua hari berturut-turut memicu pergeseran tanah skala besar.
Dalam peristiwa ini, terdapat dua orang tertimpa pohon tumbang saat melintas menggunakan sepeda motor. Korban mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
WAKIL Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyatakan lokasi longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, merupakan lahan milik Perhutani.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved