Rabu 20 Maret 2019, 07:30 WIB

Menteri LHK Beberkan Empat Rekomendasi

Dhika Kusuma Winata | Nusantara
Menteri LHK Beberkan Empat Rekomendasi

ANTARA FOTO/Zabur Karuru

 

MENTERI Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menegaskan akan mengambil beberapa langkah strategis untuk penanganan bencana banjir bandang di Sentani, Papua.

"Agar bencana banjir bandang tidak terjadi lagi, KLHK memberikan empat rekomendasi untuk segera diselesaikan," ungkapnya dalam rapat kerja di Komisi IV DPR, Jakarta, kemarin.

Rekomendasi pertama berupa pengembalian kawasan hutan sesuai dengan fungsinya. Kedua, dilakukan peninjauan ulang tata ruang berdasarkan pertimbangan pengurangan risiko bencana serta pengembangan adaptasi bencana.

Ketiga, internalisasi program rehabilitasi lahan daerah aliran su-ngai ke dalam program tata ruang.

Rekomendasi keempat ialah internalisasi program konservasi tanah dan air berupa saluran pembuangan air di lahan pertanian dan permukiman sehingga menurunkan potensi tanah longsor.

KLHK juga akan meningkatkan alokasi rehabilitasi hutan dan lahan di Papua tahun ini dari semula 1.000 hektare menjadi 2.500 hektare.

"Akan dibangun sarana konservasi tanah dan air berupa dam penahan erosi serta dam pengendali dan saluran pembuangan air di daerah pertanian masyarakat," ujarnya.

Terpisah, Dirjen Pengendalian DAS dan Hutan Lindung KLHK IB Putera Parthama menyatakan banjir Sentani bukan karena kerusakan hutan, melainkan akibat tingginya curah hujan dan topografi alam.

Putera mengatakan, berdasarkan data KLHK, kondisi hulu di DAS Sentani relatif masih baik. Perubahan tutupan hutan di DAS Sentani sejak 1990 hingga saat ini tercatat hanya 5%. Adapun tutupan hutan di daerah tangkapan air hanya 3,3%.
KLHK juga menampik dugaan perambahan hutan dan pembalak-an liar di Cagar Alam Pegunungan Cycloop menjadi penyebab banjir.

"Tidak ada perambahan karena secara adat dikelola suku-suku," kata Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem KLHK Wiratno.

Sementara itu, penanganan korban banjir terus dilakukan 1.613 personel tim gabungan. Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal mengakui masih ada korban banjir bandang di Kabupaten Jayapura yang terisolasi dan belum dapat dievakuasi.

"Salah satunya di belakang Gunung Cycloop," ungkap Tinal.
Korban jiwa akibat banjir tersebut hingga kemarin sore mencapai 96 orang dan 79 orang dilaporkan hilang. (Dhk/Sru/LN/Ant/X-11)

Baca Juga

ANTARA

Cuaca Ekstrem Mengancam, Warga Sumsel Diminta Waspada

👤Dwi Apriani 🕔Rabu 26 Januari 2022, 18:49 WIB
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumatera Selatan (Sumsel) meminta masyarakat waspada terhadap potensi bencana akibat...
DOK MI

Beberapa Kasus KIPI Terjadi di Kalangan Anak Usia 6-11 di Cianjur

👤Benny Bastiandy 🕔Rabu 26 Januari 2022, 18:18 WIB
KEJADIAN ikutan pascaimunisasi (KIPI) di kalangan anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih...
MI/Dwi Apriani

Kepala Sekolah Penilap Dana BOS Divonis 4 Tahun Penjara

👤Dwi Apriani 🕔Rabu 26 Januari 2022, 18:09 WIB
KEPALA Sekolah Dasar Negeri 79 Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Nurmala Sari, divonis empat tahun penjara oleh Majelis Hakim...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya