Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Pascadebat Cawapres, Warga Madura Antusias Sambut Ma'ruf

Antara
19/3/2019 13:15
Pascadebat Cawapres, Warga Madura Antusias Sambut Ma'ruf
(ist)

PERFORMA apik calon Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin dalam debat ketiga Pemilihan Umum Presiden 2019 mengubah peta dukungan. Di antaranya, peta dukungan di Madura, Jawa Timur.

Msyarakat Madura yang selama ini diklaim pendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga berbalik arah. Masyarakat Madura yang notabene warga Nahdlatul Ulama menyatakan mendukung paslon 01, terutama Kiai Ma'ruf Amin. 

Itu terlihat saat Kiai Ma'ruf menyapa masyarakat Sumenep, Selasa (19/3) siang. Dalam kunjungannya itu, mantan Rais Aam PBNU disambut ribuan orang. Massa menyambut cawapres Jokowi itu dengan bersalawat.

Usai menyambangi warga Sumenep, Kiai Ma'ruf bergeser ke Pamekasan untuk menghadiri Istigasah Qubro. Di Pamekasan, puluhan ribu orang pun menanti kehadiran Kiai Ma'ruf. 

Putra Kiai Ma'ruf, Ahmad Syauqi yang turut mendampingi, juga mengaku lega, dukungan terhadap sang ayah semakin menguat di Pulau Garam. Menurut Gus Oqi-panggilan Syauqi, dukungan dari masyarakat Madura sangat dibutuhkan mengingat mayoritas warga Madura adalah nahdliyin. 

"Alhamdulillah, warga NU di Madura semakin mantap mendukung 01. Dan, sudah seharusnya warga NU mendukung orang NU," tutur Gus Oqi.

Menguatnya dukungan terhadap KMA, lanjut putra kelima Kiai Ma'ruf ini, setelah debat cawapres di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3) malam. Di luar dugaan, Kiai Ma'ruf tampil memukau.


Baca juga: Kiai Ma'ruf Berharap Dapat 60% Suara di Madura


"Kita sebagai orang NU tidak boleh meragukan kapasitas dan kualitas para ulama dan kiai. Yakinlah mereka mampu," tandasnya. 

Sementara Direktur Master C19 Portal KMA (konsolidator relawan Kiai Ma'ruf), Doddy Dwi Nugroho, menambahkan, bukan hanya di Madura dukungan terhadap KMA memguat. 

"Kami yakin, di sejumlah daerah pun sama," ungkapnya. 

Itu karena, lanjut Doddy, selama ini banyak orang yang meragukan kapasitas Kiai Ma'ruf dalam mengurus negara. Namun, dari debat kemarin masyarakat akhirnya tahu bahwa KMA sangat mumpuni.

"Selama ini, banyak yang beranggapan bahwa KMA itu ulama yang bisanya mengurua umat. Dan, alhamdulillah sekarang masyarakat sudah tahu kalau KMA juga cakap menjadi umara," pungkas Doddy. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya