Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTIVITAS begal di Batam kembali meresahkan masyarakat. Padahal aksi begal di Batam sempat menghilang beberapa saat.
Namun, kini sejumlah kasus pembekalan kembali marak yang membuat sejumlah korban terpaksa meminta pihak keamanan untuk melakukan patroli rutin di tempat-tempat umum.
Aksi pembegalan yang baru-baru terjadi yaitu di kawasan hukum Polsek Sagulung. Kali ini menyasar salah seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di bilangan Kecamatan Batuaji. Pelakunya beraksi di kawasan Sentosa Perdana (SP) Plaza.
Aksi pembekalan tersebut yaitu berupa perampasan telepon seluler. Di kantor polisi, korban menceritakan kejadian. Awal mulanya, ia bersama rekannya, ia pergi ke SP Plaza untuk membeli makan malam sambil nongkrong, tepatnya di samping lapangan futsal SP Plaza.
Tidak lama kemudian, tiba-tiba ada 3 orang pelaku menghampiri mereka dengan menggunakan sepeda motor, lalu mendekati korban. Pelaku berpura-pura meminjam ponsel korban. Namun, korban langsung merampas dan melarikan diri dengan kedua rekannya.
Baca juga: BP Batam Ciptakan Kenyamanan Berusaha bagi Investor
Di tempat terpisah, kasus pembekalan juga terjadi selama sepekan terakhir di sejumlah kawasan di Batam.
Sejumlah kehilangan berupa jam tangan, perampasan, hingga pemukulan juga terjadi di kawasan-kawasan yang diduga fasilitas umum di Batam.
Maraknya aksi pembegalan akhir-akhir ini di Batam ditanggapi oleh anggota DPRD Kepri Ruslan Kasbulatov. Menurut dia, aksi preman jalanan itu harusnya segera dihentikan karena sudah meresahkan apalagi Batam sebagai kawasan pariwisata.
Hal ini dapat memperburuk citra Batam sebagai daerah yang rawan untuk dikunjungi wisatawan asing.
"Petugas keamanan harusnya lebih ketat lagi melakukan patrol. Jika ada yang berkumpul di jalanan harusnya dilakukan pembubaran jika tidak hal ini akan mengundang tawuran dan aksi kriminal lainnya," kata dia, Selasa (12/3).
Dia berharap agar aksi-aksi kriminal yang terjadi bisa ditekan dan harus dilakukan pengawasan ketat sehingga tidak meresahkan masyarakat.
Ia juga meminta pengawasan khususnya kepada orang tua. Sebab ada laporan para begal sudah melakukan aksinya di kawasan pendidikan seperti di sekolah-sekolah. Para pelajar adalah sasaran empuk bagi pelaku kejahatan di Batam. (OL-3)
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Anak akan mengalami kesulitan dalam meregulasi emosi dan merasa putus asa karena dari stigma negatif dari lingkungannya.
Anak yang kurang mendapat nilai dari keluarga juga memengaruhi mereka dalam meregulasi emosinya saat menghadapi keinginan yang belum terpenuhi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved