Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memerintahkan untuk segera memperbaiki tanggul yang jebol di Jeroan, anak sungai Bengawan Solo yang melintas di Madiun. Sungai tersebut menyebabkan sejumlah wilayah di Madiun banjir.
"Saya minta agar Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo segera lakukan perbaikan terhadap tanggu yang jebol," kata Khofifah di Surabaya, Jumat (8/3).
Banjir melanda sejumlah kawasan di Madiun. Bahkan, banjir menenggelamkan 400 meter ruas tol Kertosono-Ngawi. Banjir disebabkan jebolnya tanggul anak sungai Bengawan Solo.
Untuk tahap awal, BBWS diminta mendatangkan eskavator untuk membersihkan dan membangun tanggul jebol saat air sudah surut. Sebagai penanganan sementara, tanggul yang jebol ditutup dengan bronjongan. Sedangkan untuk permanen bisa dibangun plesengan.
Baca juga: Kerugian Pertanian Akibat Banjir di Madiun Capai Rp7 Miliar
Sementara itu, debit air di sejumlah kawasan yang terkena banjir di Madiun secara perlahan mulai surut. Termasuk banjir yang melanda Jalan Tol Ngawi-Madiun. Petugas dari PT Jasa Marga tol Ngawi-Kertosono mulai melakukan pembersihan sisa lumpur dan sampah yang mengendap di jalan tol.
Jalan tol kilometer 604 yang sempat teredam banjir hingga ketinggian satu meter sudah bisa dilewati oleh sejumlah kendaraan. Manajer Tol Ngawi-Madiun, Sabilillah, menjelaskan, selain melakukan pembersihan, pihak manajemen juga telah melakukan evaluasi terkait genangan banjir yang sempat melumpuhkan akses tol dari arah Surabaya ke Madiun tersebut.
Untuk mengantisipasi adanya banjir susulan, pihak tol akan memasang karung berisi pasir di tepi jalan tol.
"Hal ini dilakukan agar air luapan dari sungai jerohan tidak masuk ke area jalan tol," tukas Sabilillah.(OL-5)
Hingga Jumat (3/4) malam, banjir setinggi 0,8 - 1,5 meter masih merendam Desa Trimulyo dan Sidorejo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang.
Hujan deras yang terjadi sepekan terakhir menyebabkan kejadian bencana di sejumlah wilayah di Jawa Barat.
Banjir terpantau terjadi di Jalan Saptamarga, BKR Dadaha, SL Tobing, Unsil, Cikalang, dan M Hatta
Curah hujan yang cukup tinggi yang terjadi pada Rabu (1/4) pagi membuat ruas jalan di daerah itu tergenang air sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas.
PASANGAN suami istri yang merupakan pemudik dari Bogor, Jawa Barat, mengalami insiden memilukan. Keduanya terbawa hanyut arus deras di saluran drainase Cianjur.
Dalam tinjauannya, Menteri PU Dody Hanggodo menyambangi embung di Desa Padakaton guna melihat langsung titik pemicu luapan air.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved