Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Gus Syauqi Kampanyekan Gerakan Indonesia Anti-Hoaks di Sumut

Micom
05/3/2019 17:30
Gus Syauqi Kampanyekan Gerakan Indonesia Anti-Hoaks di Sumut
(Ist)

TEKAD Ahmad Syauqi melawan kabar bohong alias hoaks semakin kuat. Putra calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin tersebut berjanji akan terus mengampanyekan lawan hoaks. 

Menurut Gus Oqi-sapaan akrabnya, masyarakat, khususnya kalangan milenial, harus menjadikan hoaks sebagai musuh utama. Sebab, hoaks punya dampak luar biasa terhadap generasi bangsa.

"Kalau setiap hari kita disuguhi berita hoaks, lama-lama akan terpengaruh. Bayangkan kalau yang terpengaruh adalah anak-anak kita yang notabene generasi bangsa," tandas Gus Oqi sebelum berangkat menghadiri Workshop Kontra Hoaks di Medan, Sumatra Utara, Selasa (5/3).

Melawan kabar bohong alias hoaks, lanjut dia, menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Tak terkecuali kalangan milenial yang dijadikan sasaran untuk penyebaran hoaks.

Lebih lanjut Gus Oqi mengaku dirinya bersemangat menghadiri dan menjadi narasumber dalam workshop yang digelar Koalisi Muda Anti-Hoaks Sumatra Utara itu. Dalam acara itu, ia sekaligus mengampanyekan Gerakan Nasional Indonesia Anti-Hoaks (Ganas ITH) yang digagasnya. 

Putra kelima Kiai Ma'ruf itu memang telah mendeklarasikan gerakan nasional untuk melawan hoaks. Konsep Ganas ITH, katanya, melawan hoaks dengan fakta. Dan dalam menyampaikan fakta harus dengan cara santun. 

"Hoaks memang harus dilawan dengan fakta. Menyampaikan kabar baik harus dengan cara yang baik. Itulah konsep Ganas ITH," tutur Gus Oqi yang juga Ketua Dewan Penasihat Master C19 Portal KMA ini (konsolifator relawan Kiai Ma'ruf Amin).

Baca juga : Gus Syauqi Tebar Inspirasi melalui Puisi

Sementara itu, Direktur Master C19 Portal KMA, Doddy Dwi Nugroho, mengatakan, selain menghadiri Workshop Kontra Hoaks, pihaknya juga akan melakukan konsolidasi basis Nahdlatul Ulama (NU) di Medan. 

"Ya, kami bertugas menjahit suara NU untuk kemenangan Jokowi (Joko Widodo)-Kiai Ma'ruf," ungkapnya.

Master C19 Portal KMA, lanjut Doddy, harus terus bergerak karena masih banyak warga NU, khususnya di Medan, yang belum tahu harus memilih siapa pada Pemilihan Umum Presiden 17 April mendatang. 

"Kami akan menyampaikan bahwa memilih paslon 01 adalah pilihan tepat bagi warga nahdliyin dan umat Islam. Karena cawapresnya adalah Kiai Ma'ruf. Pesan ini harus di-delivery secara maksimal," pungkasnya. (RO/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya